7.752 Warga Terima Bantuan Program Keluarga Harapan

0
150 views
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie (kiri) bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Muhammad Ali Taher (tengah) melihat-lihat produk hasil dari bantuan PKH belum lama ini. Foto Ade Maulana/Radar Banten.

SERPONG – Komisi VIII DPR RI bersama Kemensos terus meningkatkan jumlah graduasi mandiri keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH). Hal itu dikatakan Ketua Komisi VIII DPR RI Muhammad Ali Taher yang melakukan penyerahan bantuan non tunai PKH tahap tiga di Yon Arhanud 1, Kota Tangsel, Selasa (30/7) lalu.

Dia menambahkan, peningkatan jumlah KPM yang tergraduasi bertujuan untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia. Jika banyak KPM yang tergraduasi maka tanda kehidupan mereka meningkat dan lepas dari persoalan kemiskinan. “Saya berterima kasih kepada Kementerian Sosial dan juga pemerintah daerah yang berusaha dengan sungguh-sungguh memperjuangkan nasib rakyat melalui PKH,” tambahnya.

Dijelaskannya, banyaknya KPM yang tergraduasi dapat diisi kembali oleh keluarga tidak mampu lainnya yang belum masuk dalam basis data terpadu penerima PKH. Menurutnya data Kemensos menunjukan jumlah KPM PKH yang sudah tergraduasi sebanyak 621.788 KPM atau 6,2 persen pada tahun 2018 lalu.

“Ini jumlah yang besar. Apalagi tahun ini target pemerintah mencapai 800.000 KPM atau 8 persen dari jumlah penerima. Tahun depan pemerintah meningkatkan jumlah targetnya mencapai 1 juta. Kita akan dukung upaya tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos RI M.O Royani mengaku akan terus meningkatkan kemampuan SDM PKH seperti meningkatkan mutu materi Family Development Session (FDS) PKH untuk bisa memenuhi target graduasi KPM sebesar 8 persen pada tahun ini.

Selain mendorong peningkatan kemampuan SDM PKH, pemerintah juga terus meningkatkan anggaran. “Kenaikan anggaran bantuan PKH pada tahun 2019 serta komplementaritas berbagai program lainnya diharapkan dapat kembali menurunkan angka kemiskinan secara signifikan agar lebih sejahtera dan mandiri,” kata Royani.

Perlu diketahui, jumlah bantuan sosial PKH yang disalurkan hingga bulan Juli untuk Provinsi Banten mencapai Rp769.228.425.000 untuk 252.766 keluarga penerima manfaat PKH. Sedangkan untuk Kota Tangsel sebesar Rp21.460.525.000 untuk 7.752 keluarga penerima manfaat. Sebanyak 350 KPM PKH melakukan pencairan bansos, di antaranya dari Kecamatan Serpong Utara, Serpong, dan Setu. (you/gun/adm)