8 Check Point di Kota Serang

0
449 views

Hari Ini Terapkan PSBB, Cilegon Diundur

SERANG – Pemkot Serang merencanakan pendirian check point atau tempat pemeriksaan keluar masuk wilayah di Kota Serang. Langkah ini menyusul keputusan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Serang berlaku 10 sampai 24 September 2020.

Check point di delapan titik harus ada karena PSBB. Check point untuk mengecek suhu badan masyarakat yang masuk ke Kota Serang,” ujarnya kepada wartawan usai menggelar rapat koordinasi Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang di aula Setda Pemkot Serang, Rabu (9/9).

Syafrudin mengatakan, pendirian delapan check point antara lain di Gerbang Tol Serang Timur, Gerbang Tol Serang Barat, Pertigaan Parung akses menuju terminal Pakupatan. Kemudian di Perempatan Boru Curug, Pertigaan Sempu, Perempatan Jalan Raya Taktakan dekat Brimob Polda Banten, Simpang Kepandean akses dari Kota CIlegon dan Jalan Raya Sawah Luhur Kasemen.

Kata Syafrudin, penetapan check point ini bertujuan memeriksa masyarakat yang akan masuk ke wilayah Kota Serang memiliki suhu badan di bawah 37 derajat celcius. Jika lebih dari itu maka petugas akan meminta masyarakat putar balik. “Selanjutnya, apabila ada pengendara dan isinya (penumpang) tidak mengenakan masker akan diberikan sanksi,” katanya.

Adapun, jenis sanksi yang akan diberikan, sesuai dengan Peraturan Wali (Perwal) Kota Serang Nomor 30 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Syafrudin mengatakan, pemberlakuan PSBB di Kota Serang berdasarkan instruksi Gubernur Banten melalui Keputusan Gubernur nomor 443/kep.209-HUK/2020 tentang Penetapan PSBB di Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. “Kalau melihat penyebaran kasus positif Kota Serang belum saatnya PSBB. Akan tetapi kan ini instruksi, keputusan Gubernur harus kita hargai,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadit Pranoto mengatakan, Kepolisian bersama TNI akan terlibat bersama Pemkot Serang untuk menempatkan petugas di tiap lokasi check point. “Kita akan tempatkan petugas bersama TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP,” katanya.

Kata Yunus, selain penempatan di posko check point, pihaknya juga akan menempatkan petugas di pusat-pusat keramaian di Kota Serang, seperti mal dan pasar. Sedangkan, untuk sanksi mengacu pada Perwal Kota Serang Nomor 30 tahun 2020. “PSBB ini kami berharap kepedulian masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker dan menghindari kerumunan dalam beraktivitas,” terangnya.

DIUNDUR

Pelaksanaan PSSB di Kota Cilegon diundur. Awalnya, kebijakan yang diawali dari intruksi Gubernur Banten Wahidin Halim itu bakal dimulai hari ini, Kamis (10/9).  Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, dimundurkannya pelaksanaan PSBB karena Pemkot Cilegon belum melakukan rapat finalisasi terkait teknis pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Akan dibahas besok (hari ini-red), besok mungkin ditentukan kapan pastinya dimulai,” ujar Aziz.

Untuk itu, Aziz mengaku belum tahu gambaran bagaimana PSBB nanti diterapkan di Kota Cilegon. (fdr-bam/air)