80 Persen Siswa SD di Cilegon Giginya Berlubang

Dinkes Gelar Imunisasi Gigi

0
85

CILEGON – Banyaknya peserta didik sekolah dasar (SD) di Kota Cilegon yang mengalami gigi berlubang membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon menggelar imunisasi gigi, yang disebut kali pertama diadakan di seluruh Indonesia. Launching imunisasi gigi berlangsung di SDN Sumampir, Kota Cilegon, Rabu (10/1).

Kepala Dinkes Cilegon Arriadna mengatakan berdasarkan data pemeriksaan yang telah dilakukan oleh pihaknya di setiap sekolah pada tahun 2015 dan 2016, karies gigi atau gigi berlubang menduduki peringkat teratas sebagai penyakit yang diderita sebagai anak sekolah, sebesar 86,33 persen.

“Imunisiasi gigi ini merupakan program baru Dinas Kesehatan Kota Cilegon. Se Indonesia, ini baru pertama di Cilegon, dasar launching imunisasi gigi dapat berjalan jika semua elemen masyakarat dapat berkolaborasi dengan baik. Kita mulai menginisiasi dari tahun 2016,” ujarnya.

Arriadna menjelaskan karies gigi perlu mendapatkan penanganan dari pemerintah, jika tidak akan ada banyak faktor yang ditumbulkannya. Mulai dari menganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, sampai peserta didik gagal fokus dalam menyerap ilmu pendidikan yang disampaikan gurunya.

Kerja sama yang dilakukan oleh Dinkes Cilegon bersama Dinas Pendidikan Cilegon akan menyasar pada sekolah-sekolah unggulan, hingga ketersediaan imunisasi mencukupi untuk seluruh sekolah lainnya.

“Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kita. Ternyata masyarakat belum memiliki kesadaran yang cukup untuk menjaga kesehatan gigi. Nanti semua akan diimunisasi, kan kalau sekarang dananya belum cukup,” katanya.

Sementara itu, Asda I Pemkot Cilegon Taufiqurrahman mengatakan pendidikan di usia sekolah menjadi sangat penting, karena pada masa tersebut merupakan masa yang paling baik dalam membentuk karakter anak. “Karies gigi merupakan masalah yang umum yang diderita oleh masyarakat, khususnya anak sekolah,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)