811 Honorer K-2 Pemkab Serang Dapat Tambahan Insentif

Bupati Ratu Tatu Chasanah di tengah kerumunan guru honorer dan operator sekolah perempuan foto bersama di aula SMP Negeri 1 Kramatwatu, Selasa (3/7).

SERANG – Sebanyak 811 guru honorer kategori 2 (K-2) di lingkungan Pemkab Serang bakal mendapatkan tambahan insentif, yakni dari dana bantuan operasional sekolah (BOS). Kepastian itu ditandai dengan pemberian surat perintah tugas (SPT) kepada ratusan guru honorer pada acara pertemuan Pemkab dengan Forum Honorer K-2 dan Forum Silaturahmi Operator Sekolah (FORSI) Kabupaten Serang di SMP 1 Kramatwatu, Selasa (3/7).

SPT diserahkan langsung oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah secara simbolis. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya.

Asep mengungkapkan, jumlah tenaga honorer di Kabupaten Serang mencapai 3.911 orang. Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Dana BOS, dijelaskan Asep, tenaga honorer harus diberikan insentif dari dana BOS. Penerimaan insentif ditandai dengan pemberian SPT. Namun, belum semua tenaga honorer Kabupaten Serang mendapat bantuan insentif dari dana BOS. “Saat ini baru bisa diberikan kepada 811 guru honorer K-2 (SPT untuk mendapat insentif dari dana BOS-red),” ungkap Asep dalam sambutannya.

Untuk pemberian SPT kepada 3.100 tenaga honorer lainnya, kata Asep, akan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, SPT sebagai legalitas tenaga honorer masing-masing sekolah untuk mendapat insentif dari dana BOS. Dengan diterimanya SPT, menurut Asep, akan mendorong para guru honorer bisa mengikuti penilaian profesi guru hingga mendapat sertifikasi.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai, guru honorer mempunyai tugas dan tanggung jawab sama dengan guru Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karena itu, pihaknya perlu memerhatikan nasib dan kesejahteraan mereka. Menurutnya, keberadaan guru honorer membantu mengatasi kekurangan guru di Kabupaten Serang.

“Seandainya ada pengangkatan ASN, maka pengangkatan guru honorer menjadi skala prioritas. Terutama guru honorer berprestasi, berdedikasi, serta mempunyai loyalitas dan tanggung jawab tinggi memajukan dunia pendidikan,” tegas politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Saat ini, kata Tatu, bantuan insentif untuk para guru honorer K-2 yang diberikan Pemkab untuk tingkat SD dan SMP mencapai Rp700 ribu per tahun. Untuk operator Rp350 ribu per tahun. Selain itu, pihaknya juga menganggarkan untuk kegiatan peningkatan kompetensi guru, minat dan bakat siswa maupun guru, kinerja sekolah, hingga akreditasi sekolah.

Terkait itu, Ketua Forum Honorer K-2 Kabupaten Serang Asep Samsudin menyambut baik pemberian SPT untuk mendapatkan insentif dari dana BOS. (Adi/RBG)