PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang menargetkan pembangunan 824 hunian sementara (huntara) yang tersebar di lima belas lokasi diwilayah terdampak tsunami ditarget selesai 5 April mendatang. Tujuannya, agar para korban tsunami bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang Syarif Hidayat saat meninjau pembangunan 37 unit huntara di Kampung Cibenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Selasa (26/2).

Hadir pada acara tersebut Bupati Pandeglang Irna Narulita, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Pery Hasanudin, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominsantik) Yahya Gunawan, perwakilan Badan Nasional Penanggulanhan Bencana (BNPB) untuk Provinsi Banten Kolonel Czi Ito Herdiarto, dan pegawai organisasi pemerintah daerah (OPD) Pemkab Pandeglang lainnya.

Menurut Kepala DPKPP Kabupaten Pandeglang Syarif Hidayat, target penyelesaian pembangunan ratusan huntara itu agar para korban tsunami yang tidak memiliki tempat tinggal bisa mendapatkan tempat yang layak untuk dihuni. “Huntara ini sifatnya sementara, setelah semuanya selesai dibangun, kita akan membangun hunian tetap. Tetapi, kita akan melakukan pendataan terlebih dahulu, agar penerima hunian tetap itu tepat sasaran,” katanya. (Adib F)