Gerbang Tol Palimanan sebagai pintu kendaraan yang akan bergerak ke Jawa Tengah, dari arah Jakarta, akan diperlebar. Yang semula 11 kini menjadi 26 lajur gardu. Foto: Jawa Pos

JAKARTA – Hingga Rabu malam (29/7) atau H-7 jumlah pemudik yang meningglakan Ibukota mulai meningkat. Dari data Posko Harian Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tercatat 850.173 kendaraan keluar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).

Meski demikian, tak ada laporan terjadinya simpul-simpul kemacetan. Kecepatan kendaraan masih terpantau normal yakni 60 Km/jam. ”Kecuali di lintasan IV, Cileunyi – Banjar (JalurPansela), 39.00 km/jam,” tutur Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Kemenhub Shift II Hindro Surahmat, dilansir JawaPos.com.

Merespons hal ini, Menhub menuturkan sudah berkoordinasi dengan korlantas Polri. Sudah banyak langkah yang disiapkan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas ini, seperti menyediakan pagar betis di setiap jalur provinsi. ”Kalau ada yang uga;-uagalan, saya minta tilang saja,” tegasnya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan turut menghimbau pemudik dengan kendaraan pribadi untuk mempersiapkan diri dengan baik. Termasuk, soal kondisi kendaraan. Pemudik diminta tidak menargetkan waktu untuk segera sampai. Dengan begitu, pemudik tidak akan memaksakan diri saat dirinya sudah lelah.

Data korlantas Polri, kecelakaan mudik lebaran tahun lalu mencapai 3. 049 kasus. Sebanyak 80 persennya disumbang dari lakalantas kendaraan roda dua.

Kepadatan arus mudik juga terjadi di angkutan darat. Dari pengamatan CCTV Ditjen Perhubungan Darat, kendaraan pribadi dan angkutan umum sudah terlihat berbondong-bondong meninggalkan Jakarta. (mia/JPG)