Rosita memperlihatkan foto anaknya, Shefa Rahayu.

SERANG – Shefa Rahayu, siswi SMKN 1 Kota Serang, warga Kampung Kubang Awan, Desa Citerep Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, dikabarkan menghilang bersama sahabat perempuannya, Sabila, alumni SMKN 1 Serang.

Hal tersebut diungkapkan Rosita (50), ibu Shefa, saat ditemui di kediamannya, Ciruas, Minggu (24/7). Ditemani sejumlah kerabat, Rosita menuturkan, anaknya tak pulang diketahui Rabu (20/7) malam.

“Rabu Shefa pamit mau pergi ke Pemprov tempat Shefa PPL. Biasanya Shefa berangkat jam delapan pagi bawa motor. Hari itu Shefa pergi jam 10, motornya juga ditinggal. Dia naik angkot. Malamnya, orangtua Sabila (sahabat Shefa) datang, nanyain,” papar Rosita sambil memegang foto anak bungsunya tersebut.

Rosita melanjutkan, saat pergi, Shefa tidak hanya membawa keperluan PPL. Saat diperiksa ke kamarnya, siswi yang menyukai pencak silat dan sejumlah kesenian tradisional tersebut membawa kamera, laptop, dan uang tabungan. “Rp 4 jutaan tabungannya. Itu tabungan hasil Si Neng (Shefa-red) sisihin dari uang jajan,” papar Rosita.

Setelah menunggu selama empat hari, Shefa tak kunjung pulang. Keluarga memutuskan untuk melaporkan ke Mapolres Serang. Dari surat laporan yang ditunjukkan oleh Imay, bibi Shefa, laporan kehilangan Shefa pada Sabtu (23/7), atas nama pelapor Mita Ayu Wahyuni, kakak Shefa.

Shefa Rahayu (17), siswi SMKN 1 Kota Serang, tidak pulang ke rumah sejak Rabu (20/7) lalu. Sejak pergi dari rumahnya, Kampung Kubangawan Rt 03 Rw 02 Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, untuk praktik kerja lapangan (PKL) di salah satu dinas di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), hingga kini belum ada kabar keberadaan Shefa.

“Iya benar. Shefa merupakan anak didik kami. Ia murid kelas 12 Multimedia 2 di sekolah ini. Kabar menghilangnya siswi kami memang benar. Saya juga dapat informasinya dari pihak keluarganya langsung,” ujar Lilis Halisa, Walikelas Shefa, saat ditemui di SMKN 1 Kota Serang kemarin.

Menurut Lilis, keluarga Shefa menelepon menanyakan keberadaan anaknya. Rabu lalu, misalnya, pukul 19.30, paman Shefa menelepon menayakan kabar Shefa yang tak kunjung pulang sejak berangkat dari rumah untuk pergi PKL di Dishubkominfo Banten.

“Setelah mendapat laporan dari keluarganya, kami langsung berupaya mencari imformasi terkait keberadaanya. Kami sudah share ke semua teman-temannya dan semua orang terdekatnya, tapi hingga saat ini keberadaan Shefa lum jelas di mana. Kami juga sudah menanyakan ke dinas tempat Shefa bertugas tapi pihak dinas tersebut juga malah menanyakan balik bahwa Shefa pada hari itu tidak ke kantor,” ujarnya. (Bayu)