LEBAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak mulai mendistribusikan logistik pemilu 2019 ke 28 kecamatan. Proses pendistribusian logistik mendapatkan pengawalan dari aparat keamanan, sehingga barang-barang yang dikirim bisa aman sampai tujuan.
Pantauan Radar Banten di gudang KPU Lebak, sejumlah staf KPU Lebak sedang merapikan beberapa logistik yang masih tersimpan di gudang. Logistik jenis kotak suara dan bilik suara masih tersimpan rapi di gudang yang terletak di Jalan Siliwangi, Pasirona, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Sementara itu, beberapa jenis logistik seperti spidol, ballpoint, lem perekat, bantalan tempat pencoblosan, dan sebelas kotak suara.
Ketua KPU Lebak Ni’matullah menyatakan, logistik pemilu diangkut menggunakan tujuh truk yang disediakan KPU Lebak. Satu unit truk dikawal dua anggota Polres Lebak. Mereka mengawal dari mulai keberangkatan sampai pulang kembali ke gudang di Pasirona.
“Sebagian logistik telah kita kirim ke 28 kecamatan. Beberapa logistik tersebut, yakni bilik suara, ballpoint, spidol, dan bantalan tempat pencoblosan,” kata Ni’matullah kepada Radar Banten, Kamis (28/2).
Alumni Universitas Djuanda (Unida) Bogor mengungkap, sampai sekarang masih ada logistik yang belum dikirim dari KPU RI, yakni surat suara. Informasinya, surat suara baru akan didistribusikan pada awal Maret 2019. Surat suara tersebut nantinya akan disortir dan dilipat di Lebak. Selanjutnya, didistribusikan ke kecamatan-kecamatan.
“Sebagian logistik masih tersimpan di gudang, seperti kotak suara dan bilik suara. Rencananya, KPU secara bertahap akan mendistribusikan logistik tersebut ke semua kecamatan di Lebak. Dari kecamatan, akan dikirim berjenjang ke desa dan tempat pemungutan suara,” ujarnya. (Mastur/Aas)







