PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Pandeglang menggelar rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2023, Rabu (5/10).
Dalam rapat tersebut, APBD Pandeglang tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp1,608 triliun. Dana itu belum termasuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan penerimaan daerah lainnya.
Dalam laporannya, Bupati Irna Narulita menjelaskan dana tersebut berasal dari Pendapatan Daerah meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp295,890 miliar, Pendapatan Transfer Daerah diproyeksikan sebesar Rp1,312 triliun.
Dana tersebut, lanjutnya, akan dipergunakan untuk belanja operasi direncakana sebesar Rp1,416 triliun, belanja modal dialokasikan sebesar Rp56,613 miliar, belanja tidak terduga dialokasikan sebesar Rp6,750 miliar, dan belanja transfer daerah dialokasikan sebesar Rp128,213 miliar.
“Sedangkan untuk pembiayaan daerah dalam Raperda APBD 2023 baik untuk penerimaan maupun pengeluaran pembiayaan, masing-masing dialokasikan sebesar Rp5 miliar,” katanya di acara Paripurna penyampaiam Raperda APBD 2023, Rabu (5/10).
Irna mengatakan, dana tersebut akan diprioritaskan untuk kegiatan pembangunan tahun 2023 di bidang percepatan pemulihan ekonomi dan sosial, pemantapan layanan pendidikan dan kesehatan, pemantapan kualitas infrastruktur, peningkatan sarana dan prasarana sumber-sumber PAD potensial.
“Serta peningkatan sarana dan prasarana fasilitas investasi daerah,” katanya.
Irna mengatakan, komlosisi pendapatan tersebut masih mengacu pada Kebijakam Umum Anggatan (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2023 yang disepakati dan belum menyesuaikan terhadap alokasi dana transfer ke daerah, Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023. “Masih gambaran umum, karena dana dari Pemerintah Pusat belum disampaikan kepada daerah,” katanya.(*)
Reporter : Adib











