KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Cegah bangunan liar (Bangli) di sepanjang saluran induk barat laut yang berada di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2) melalui Unit Pengelolaan Irigasi (UPI) melakukan penanaman pohon pucuk merah di sepanjang saluran irigasi tersebut.
Kepala Unit Pengelolaan Irigasi (UPI) Daerah Irigasi (DI) Cisadane wilayah Tangerang, Agus AP mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pengamanan di sempadan saluran irigasi induk barat laut, dengan melakukan penanaman pohon pucuk merah di sepanjang saluran yang berada di Desa Karet, Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang ini.
Hal ini bertujuan supaya garis sempadan saluran ini tidak bisa di dirikan kembali oleh bangunan liar, pasca penertiban bangunan liar yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu oleh pihak TNI dan unsur Muspida.
“Iya, kita tanam pohon pucuk merah ini supaya tidak bisa didirikan kembali bangunan liar yang terjadi sebelumnya di titik saluran ini,” ucap Agus, Jumat 26 Juli 2024.
Kata Agus, penanaman pohon pucuk merah ini dilakukan secara bertahap.
Dimana, selanjutnya juga akan di lakukan penanaman pohon pucuk merah seperti di saluran induk Cisadane barat yang berada di Kecamatan Rajeg.
Agus mengungkapkan, sebelumnya garis sempadan saluran ini banyak berdiri bangunan liar, bahkan dengan adanya bangunan liar itu, wilayah ini seperti sebuah pasar.
“Makanya, kita tanam pohon pucuk merah ini dengan ditambah pemasangan papan larangan, bangunan liar, serta pendirian potok agar tidak bisa kembali berdiri bangunan liar,” katanya.
Agus juga bilang, selain mencegah bangunan liar kembali berdiri. Penanaman pohon pucuk merah ini juga bisa mempercantik area sempadan saluran irigasi barat laut.
Sebab katanya, penanaman pucuk merah ini juga akan di tata sedemikian rapih. Sebab, selain tidak terlihat kumuh pada saluran ini. Juga bisa memperindah.
“Apalagi kita tahu kan, ruas jalan cadas ini banyak dilalui pengguna jalan,” ujarnya.
Dirinya juga berharap, supaya pemerintah desa, RT maupun RW agar mengimbau warga sekitar untuk tidak mendirikan bangunan liar di sepanjang sempadan irigasi induk barat laut ini.
“Karena apa?. Karena memang bangunan liar bisa membahayakan mereka semua,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











