PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 50 relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaratu 6 Majasari, Kabupaten Pandeglang, menjalani tes urine untuk memastikan seluruh petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pemeriksaan dilakukan oleh UPTD Labkesda Provinsi Banten atas permintaan Yayasan Raudatul Islamiyah Umbul yang merupakan mitra Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kurang lebih 50 orang menjalani tes urine untuk memastikan seluruh pegawai dapur MBG bebas dari narkotika,” kata petugas UPTD Labkesda Provinsi Banten, Aan Fauzi, Minggu 24 Mei 2026.
Aan menjelaskan, sampel urine yang telah diambil akan dibawa ke Labkesda Provinsi Banten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes dijadwalkan diumumkan pada Senin 25 Mei 2026.
“Kita belum mengetahui hasilnya, nanti akan disampaikan Senin,” ujarnya.
Menurut Aan, langkah yang dilakukan SPPG Sukaratu 6 Majasari merupakan bentuk komitmen untuk menjaga lingkungan dapur MBG tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.
“Baru SPPG Sukaratu 6 Majasari yang melakukan tes urine,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Lapangan SPPG Sukaratu 6 Majasari, Endin CAS, mengatakan tes urine diikuti seluruh tim relawan dapur MBG, mulai dari kepala SPPG hingga bagian akuntansi.
“Kita ingin SPPG Sukaratu 6 Majasari bebas dari narkoba demi suksesnya program MBG Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Pandeglang,” kata Endin.
Kepala SPPG Sukaratu 6 Majasari, Agustia Mahendra, menilai tes urine menjadi langkah positif untuk menjaga integritas serta kualitas pelayanan dalam program MBG.
“Semua yang terlibat dalam dapur MBG harus sehat jasmani dan rohani, termasuk bebas dari narkoba. Kegiatan ini difasilitasi oleh mitra,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











