PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID- Gubernur Banten Andra Soni melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat di Kampung Koranji, Desa Koranji, Kabupaten Pandeglang.
Peninjauan dilakukan dalam rangka melihat progres pembangunan PSN (Proyek Strategis Nasional) Sekolah Rakyat yang menjadi program skala prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Adapun kontraktor pelaksana pembangunan Sekolah Rakyat ini oleh PT Hutama Karya (HK) dan PT Etona Cemerlang Abadi (ECA).
Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA untuk warga masuk kategori miskin ekstrem dan miskin atau Desil I dan Desil II.
Sekolah Rakyat Cadasari menerapkan sistem berasrama (boarding school) di mana seluruh kebutuhan siswa ditanggung oleh negara. Fasilitas yang direncanakan meliputi, pendidikan gratis dan asrama layak.
Pemberian makanan bergizi, seragam, dan alat penunjang belajar seperti laptop pribadi.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, kalau ia menyempatkan untuk meninjau pogresh pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di Pandeglang.
“Tadi disampaikan oleh Kementerian PU bahwa progres-nya sesuai dengan yang ditargetkan, dan mulai operasional di bulan Juli 2026,” katanya, Senin, 8 Juni 2026.
Jadi, Gubernur menjelaskan, kedatangannya untuk melihat progresnya. Beberapa gedung utama, atapnya sudah terpasang.
“Sehingga nanti pekerjaan sudah bisa terhindar dari panas dan sebagainya. Melihat sekolah rakyat luas ini, harapan kita besar, anak-anak kita nanti dapat mendapatkan pendidikan di sini,” katanya.
Apalagi sekolah rakyat salah satu program prioritas presiden, khususnya menangani anak-anak sekolah dari keluarga yang perlu di support dari negara, Pemprov Banten terus memberikan dukungan agar ini bisa segera berjalan degan lebih baik.
“Tahun ini informasi dari Kepala Dinsos rekrutmen sekolah rakyat ini kurang lebih 500 siswa. Dan didominasi oleh siswa dan siswi Kabupaten Pandeglang dan beberapa kabupaten dan kota lain, semoga program prioritas sekolah rakyat ini sesuai harapan,” katanya.
Andra mengungkapkan, kalau pembangunan Sekolah Rakyat ini progresnya sudah baik.
“Gedung serba guna sudah hampir selesai, dapur sudah selesai, kantin, kemudian gedung SD, SMP, dan SMA sedang pemasangan atap di Minggu-minggu ini, dan progres sesuai direncanakan,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wawan Setiawan mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat terus dikebut.
“Saat ini terus dikebut. Pak Gubernur Banten, Pak Andra Soni juga melakukan kunjungan melihat progres pembangunan,” katanya.
Sekolah Rakyat ini, pengelolaannya berada di bawah Pemprov Banten. Jadi siswa yang masuk dari seluruh kabupaten dan kota di Banten.
“Masing-masing kabupaten dan kota mendapatkan kuota calon siswa Sekolah Rakyat. Kabupaten Pandeglang sendiri mendapatkan kuota 270 siswa,” katanya.
Kuota 270 siswa ini terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP dan 90 siswa tingkat SMA sederajat.
“Untuk calon siswa ini kita masih melakukan verifikasi lapangan. Jadi Sekolah Rakyat ini akan menampung siswa dari Kabupaten Pandeglang sebanyak 270 orang yang masuk dalam Desil I dan Desil II,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











