SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, takziyah ke rumah keluarga korban kecelakaan maut di Jalan Raya Bojonegara-Pulo Ampel, Kabupaten Serang, pada Minggu 7 Juni 2026 lalu.
Akibat peristiwa tersebut dua orang meninggal dunia. Yakni, Sulyati, warga Kecamatan Kramatwatu, dan Melyasari, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Waringin Kurung.
Dalam kunjungannya, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah bertemu langsung dengan keluarga korban. Ia pun menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa nahas yang terjadi dan berjanji akan memberikan bantuan kepada keluarga korban.
“Saya sudah memberikan bantuan secara langsung. Untuk tambahannya nanti di tiga hari, tujuh hari, dan 40 hari kita bantu untuk logistiknya sehingga para keluarga tidak merasa terbebani. Kita ingin memastikan untuk meringankan beban keluarga korban,” katanya, Selasa, 9 Juni 2026.
Ia mengatakan, selain akan membantu selama masa tahlilan, pihaknya akan membantu pembangunan rumah korban karena masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Insya Allah, nanti kami akan bantu. Saya minta kepada Pak Kades dan Pak Camat untuk tindak lanjuti ini dan nanti kita tindak lanjuti juga di pemerintah kabupaten untuk mendapatkan bantuan bangunan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni,” ujarnya.
Ratu Zakiyah mengucapkan permohonan maaf atas terjadinya peristiwa laka lantas di wilayah Kabupaten Serang.
“Saya yakin semua tidak menginginkan kejadian ini terjadi. Namun tetap ke depan kami terus melakukan pengawasan yang ketat terhadap truk-truk terutama yang masih beroperasi di luar jam operasional yang seharusnya,” ujarnya.
Pihaknya pun berharap agar pengendara truk tronton bisa diberikan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Secara pribadi dan pemerintah daerah mohon kepada aparat kepolisian dan aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku kepada pengendara yang sudah lalai sehingga menyebabkan korban dua orang meninggal dunia,” jelasnya.
Editor: Agus Priwandono











