CILEGON – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-17 Kota Cilegon. Pemkot Cilegon menggelar Festival Budaya: Lomba Dolanan Tradisional Anak, yang diadakan di halaman Kantor Walikota Cilegon, Kamis (28/4/2016).
Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, pentas ini merupakan masih rangkaian kegiatan HUT ke-17 Kota Cilegon. “Kami dari Pemkot Kota Cilegon, ingin kegiatan ini dapat bermanfaat dalam rangka membudayakan permainan tradisional di daerah. Terutama masyarakat Kota Cilegon harus memelihara permainan tradisionalnya,” ujar Edi, dalam sambutannya.
Sementara itu, Kadisbudpar Kota Cilegon, Bukhori mengatakan, masyarakat Kota Cilegon harus peduli membudayakan permainan tradisional agar tetap eksis. “Pemerintah juga akan mendorong agar kegiatan kali ini dapat menjadi motivasi baru agar masyarakat lebih peduli dan dapat melestarikan budaya-budaya daerah,” ucapnya.
Bukhori menjelaskan, perkembangan zaman berpotensi menggerus budaya lokal. Dan tingkat kepedulian masyarakat akan budaya sendiri mulai melemah. Sehingga budaya lokal, termasuk permainan tradisional mulai tergerus dengan derasnya teknologi yang masuk ke lingkungan masyarakat. “Untuk itu kami berharap, dalam kegiatan ini masyarakat mempunyai semangat untuk tetap mencintai budaya permainan tradisional,” harapnya.
Ditambahkan Bukhori, jenis permainan tradisional yang dilombakan dalam pentas Festival Budaya: Lomba Dolanan Tradisional Anak adalah Das-dasan, Congklak, Engklek, Enggrang, Bentengan, Gobag Sodor, Gatrik, Boy-Boyan. Dan diikuti 500 lebih peserta dari semua Kecamatan di Kota Cilegon. (Adef)











