SERANG – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Serang Tahun Anggaran 2015, menemukan perencanaan di beberapa SKPD Pemkot Serang kurang fokus pada program dan kegiatan.
“Kami mencatat pada capaian kinerja RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah-red) masih ditemukan tidak tercapai target kinerja pada beberapa kegiatan,” kata Ketua Pansus LKPj Walikota Serang TA 2015, Namin saat Rapat Paripurna tentang Catatan dan Rekomendasi LKPj Walikota Serang, Kamis (28/4/2016).
Namin mencotohkan, pada pembangunan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum, dari target sepanjang 20.314 meter, hanya terealisasi 19.612 meter. Hal lainnya, masih banyak masyarakat yang belum menikmati layanan kesehatan secara merata, pendidikan, transportasi massal dan lain-lain.
“Kami merekomendasikan perencanaan pembangunan harus berpedoman pada visi dan misi serta RKPD Kota Serang, tentunya juga target kinerja yang disusun harus realistis dan terukur,” kata Namin.
Selain itu, kata Namin, pihaknya juga masih menemukan realisasi anggaran yang penyerapannya belum optimal dibawah 80 persen yaitu, Dinas PU 62,90 persen, Disdagperinkop 68,02 persen, Sekretariat Korpri 26,27 persen.
Walikota Serang, Tubagus Haerul Jaman mengatakan, mengakui pihaknya masih memiliki beberapa kekurangan, sehingga ke depan pihaknya akan terus melakukan perbaikan.
“Ya memang kita masih ada beberapa kekurangan, yang terus kita lakukan perbaikan,” kata Jaman.
Jaman menambahkan, kaitan dengan beberapa penyerapan anggaran, ada yang maksimal dan belum maksimal. Kalau dilihat dari secara keseluruhan Pemkot Serang tidak terlalu buruk bila dibandingkan dengan beberapa daerah lain. (Fauzan Dardiri)










