Ada 1.020 Lowongan Pekerjaan di Job Fair Cilegon

Warga antre memasuki arena job fair di Kota Cilegon, Rabu (26/5).

CILEGON – Job Fair Kota Cilegon digelar mulai Rabu (26/5) hingga Kamis (27/6) besok. Berdasarkan informasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, terdapat 1.020 lowongan pekerjaan yang siap dibuka untuk para pelamar.

Ribuan lowongan pekerjaan berasal dari 41 perusahaan se-Kota Cilegon. Mereka sepakat untuk melakukan perekrutan pegawai secara bersama-sama dalam agenda tahunan Disnaker Kota Cilegon.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Disnaker Kota Cilegon Wawan Gunawan menjelaskan, kompetisi ketat diperkirakan akan terjadi selama gelaran Job Fair. Hal tersebut dilihat dari tingginya animo masyarakat yang terpantau melalui aktivitas dunia maya dan permohonan kartu kuning.

Di dunia maya, tingginya animo dilihat dari banyaknya broadcast di grup aplikasi percakapan dan unggahan media sosial. Sedangkan pada pembuatan kartu kuning, sejak 1 Juni hingga kemarin tercatat 2.938 orang datang ke kantor Disnaker Kota Cilegon untuk membuat salah satu persyaratan melamar pekerjaan tersebut.

“Beberapa hari terakhir, dari pagi sampai sore ruangan ini (pelayanan kartu kuning) selalu penuh, lihat aja, sekarang sampai jam segini (16.00) masih banyak yang antre,” ujar Wawan kepada Radar Banten, Selasa (25/6).

Menurutnya, Job Fair Kota Cilegon terbuka untuk umum. Termasuk warga dari luar Kota Cilegon. Dia memperkirakan jumlah pengunjung akan berkali-kali lipat dari jumlah lowongan tersedia. Berkaca pada Joba Fair tahun lalu, jumlah pengunjung mencapai 7.000 orang. “Kami memperkirakan tahun ini pun sama, tidak jauh berbeda jumlahnya,” ujar Zarwan.

Tingginya animo terhadap Job Fair tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga perusahaan yang ada di Kota Cilegon. Jika tahun lalu, Disnaker yang meminta perusahaan untuk membuka stan, sedangkan tahun ini sebaliknya, perusahaan yang meminta.

Bahkan jumlah permintaan melebihi dari stan yang disiapkan oleh Disnaker. Dimana, hanya 40 stan yang disiapkan. “Satu perusahaan yang juga membuka lowongan, akhirnya menitipkan infonya saja. Dia dibantu tim kita untuk disampaikan ke pencaker, bentuk brosur di situ ada dijelasin lowongan pekerjaannya, cara daftarnya ke mana, syaratnya apa,” ujarnya.

Wawan berharap adanya Job Fair bisa mengurangi pengangguran di Kota Cilegon. Usai penyelenggaraan pihaknya akan memantau tahapan selanjutnya hingga tahapan akhir. “Sampai ada informasi berapa yang keterima atau tidak, setiap perusahaan berbeda-beda, ada yang sebulan, ada juga sampai enam bulan. Tapi kami berupaya agar acara ini tidak sekadar seremonial saja,” ujarnya. (Bayu M)