Ada Gempa, Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi

0
595 views
Kondisi pelabuhan Merak, Selasa (23/1). Kota Cilegon menjadi salah satu daerah yang terkena getaran gempa yang berpusat di Kabupaten Lebak hari ini, Selasa (23/1).

CILEGON – Pelabuhan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak juga turut bergetar saat gempa terjadi sekira jam 13.34 Wib siang tadi. Meskipun sejumlah calon penumpang dan pengguna jasa yang telah berada di atas kapal diliputi perasaan cemas namun pelayaran tetap dilangsungkan.

Humas PT Asdp Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Ado Warsono saat dihubungi Radar Banten Online melalui telepon selular mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait perihal terjadinya gempa itu. Dari hasil koordinasi ditafsirkan gempa yang terjadi tidak sampai pada status berbahaya bagi pelayaran dari Pulau Jawa ke Sumatera itu.

“Sudah ada (kordinasi) tadi. Gempanya kan 6,4 skala richter, itukan pusat gempanya 75 kilo meter dari barat daya Lebak, jadi kita hanya terasa goyangannya. Tidak berpengaruh, tidak berpotensi tsunami,” ujar Ado, Selasa (23/1). 

Ia mengungkapkan fasilitas umum yang ada di Pelabuhan Merak tidak ada yang mengalami kerusakan dampak gempa tersebut. Seluruh pelayanan yang ada berjalan normal seperti biasanya.
Seluruh kapal tidak ada yang membatalkan pelayarannya.

“Hanya sebentar kita keluar sebentar, karena kaget saja. Kemudian itu sekian menit setelahnya ya sudah kembali seperti biasa, hanya berjaga-jaga saja. Tida ada dampaknya. Kita hanya menginformasikan ke nahkoda-nahkoda saja,” ujarnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)