Ilustrasi gerhana matahari.

BANJARMASIN – Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016 melewati 12 provinsi di Indonesia, salah satunya Kalimantan Selatan. Menyikapi fenomena alam yang hadir sekali dalam 350 tahun itu, Dinas Pariwisata Kalsel menggelar acara khusus di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Tabalong, Kabupaten Amuntai, dan Kabupaten Balangan.

Selain itu, Dinas Pariwisata juga mempersiapkan di dua lokasi GMT lain yakni Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. ”Akan kami kombinasikan antara event dan religi, menjadi sebuah atraksi yang menarik. Kami akan shalat gerhana di Banjarmasin, karena itu disunnahkan. Lalu disambung dengan musikalisasi puisi dan teater. Di situlah kami menyambut hadirnya GMT yang melintasi Kalimantan Selatan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kalsesl Mohandas Herno Hendrawan Mohandas Herno Hendrawan melalui keterangan tertulis, Jumat (26/2/2016).

GMT juga dimeriahkan acara food festival, yang dikombinasikan dengan musik jalanan dan seni tari. Semua kami laksanakan di Siring Sungai Martapura Menara Pandang,” katanya.

Sementara untuk di kota Banjarbaru, atraksi yang akan disiapkan adalah semua
kegiatan yang mengedepankan interaksi dengan masyarakat. ” Kita siapkan paket
city tour gratis dan lomba fhoto gerhana dan potensi Pariwisata lainnya akan
kami buka dan kami siapkan,” bebernya.

Untuk posisi Posisi GMT di 3 Kabupaten adalah Kabupaten Tabalong 115 22.00
BT/2 10.00 LS dengan durasi totalitas 2 menit 28 detik, sementara Kabupaten
Amuntai di posisi 115 14.00 BT/2 25 LS dengan durasi 1 menit 50 detik dan
yang ketiga adalah Kabupaten Balangan 115 25 BT/2 19 LS dengan durasi 2 menit
8 detik. ”Kita mentargetkan sekitar 5000 wisatawan masuk Kalsel saat GMT
mendatangi kami,”ujarnya. (Aas)