Ada Mural dan Kebun Sayur di RT 02 Sukajadi

0
669 views

SERANG – Semarak dan berwarna. Setidaknya, dua kata ini yang bisa menggambarkan lingkungan RT 02 RW 11, Lingkungan Sukajadi, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang. Kini, perkampungan ini telah banyak dihiasi mural. Cat warna-warna cerah digunakan untuk melukis tembok-tembok rumah warga.

Persiapan RT 02 menuju penilaian tahap dua Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 semakin mantap. Memasuki gang di RT ini, dinding-dinding rumah warganya telah berubah menjadi media lukis. Warga menuangkan idenya dengan membuat tulisan-tulisan imbauan tentang keamanan dan tata krama. Dan di setiap pekarangan rumah warga, terdaoat tanaman hijau.

Perubahan RT ini, menurut Ketua RT 02 Irwan Darmawan, membuat warganya percaya diri mengikuti LRLA. Sebagian besar warga sampai menanyakan kepada ketua dan pengurus RT 02 tentang waktu pelaksanaan penilaian tahap. Rupanya, warga tak sabar ingin mendengar tanggapan dari tim juri soal penataan lingkungan yang telah mereka lakukan secara gotong royong.

“Soalnya, dulu belum ada mural. Sekarang banyak mural dan kebun mini juga,” kata Irwan kepada Radar Banten, Selasa (21/7).

Pembuatan mural dilakukan oleh para pemuda, siang dan malam. Semangat dan kekompakan warga RT 02 semakin solid setelah penilaian tahap pertama lalu, berlangsung 4-15 Mei 2020.

“Kita juga ada sistem iuran swadaya untuk melengkapi kekurangan seperti bak sampah dan peralatan keamanan di pos ronda,” jelas Irwan.

Kebun mini yang dimaksud Irwan, berada di sebidang lahan kosong milik Aan Taruna. Kebun ini ditanami beberapa macam tanaman jenis sayur.

Aan Taruna mengaatakan, lahannya yang dijadikan kebun mini berukuran 15 x 10 meter persegi. Yang paling banyak ditanam adalah pohon cabai. Sudah dipanen dan dimanfaatkan oleh warga RT 02.

“Pas ada juri ke sini, ada yang kasih saran untuk memanfaatkan lahan kosong ini jadi kebun,” ungkapnya.

Semangat penghijauan pun muncul. Tak hanya Aan, warga lain di RT 02 pun ikut menanam tanaman di pekarangan rumahnya, seperti tomat, terong, dan tanaman obat.

“Semoga semangat menanamnya konsisten dan berkelanjutan,” harap Aan. (mg06/don)