Ada Program Nikah Gratis, Kok Malah Sepi Peminat?

Nikah Gratis
Kepala Kemenag Kota Serang, Bazari Syam.

SERANG – Program menikah gratis yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) di Kota Serang masih sepi peminat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, Komarudin, Selasa (26/1/2016).

“Dari jumlah pasangan yang menikah di Kecamatan Cipocok tahun 2016 awal ini sebanyak 37 pasangan, hanya tujuh pasangan mengikuti program menikah gratis, yang bertempat di kantor kami,” kata Komarudin.

Komarudin menjelaskan, dari data yang dimiliki oleh pihaknya selama tahun 2015, terjadi penurunan jumlah pasangan menikah, hanya 582 pasangan dari tahun 2014 yang mencapai 782 pasangan. Namun bila melihat dari masyarakat yang menggunakan program menikah gratis, ada kenaikan di tahun 2015 yakni sekitar 10 persen.

“Sebagian besar masyarakat lebih mengedepankan tradisi dibandingkan harus menggunakan program menikah gratis, karena di luar atau di rumah dianggap lebih afdol,” katanya.

Senada dikatakan Komarudin, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang, Bazari Syam mengatakan, pihaknya sudah memberikan imbauan, bila menikah di KUA tidak dipungut biaya, namun karena sebagian besar masyarakat memiliki budaya gengsi sehingga program ini sedikit peminatnya.

“Mereka (masyarakat-red) gengsi kalau menikah di KUA. Sampai ada istilah ‘saya juga punya rumah walaupun jelek’,” jelasnya.

Ke depan, lanjut Bazari, pihaknya akan membuat program pengadaan awning (tenda) di tiap-tiap KUA agar representatif, sehingga masyarakat mengikuti program nikah gratis ini.

Diketahui, Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan menikah gratis kepada warga, bila melakukan akad nikah di KUA, sedangkan bagi yang dilakukan di luar atau di rumah dikenakan biaya Rp600 ribu yang disetorkan melalui bank. (Fauzan Dardiri)