Ada yang Baru, Upaya RW 02 Panebong Curug Pertahankan Gelar

0
391 views

KIBIN – Juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020 kembali dibuat kagum oleh warga RW 02, Kampung Panebong Curug, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin. Kampung peraih Best of The Best LKBA 2019 ini all out mengikuti lomba tahunan yang telah menjadi program Pemkab Serang tersebut.

Kedatangan Tim 10 Juri LKBA 2020 yang terdiri dari Iptu Sukirno, Samsul Mustofa, dan Nasir disambut oleh warga dengan antusias. Tarian Selamat Datang ditampilkan oleh anak-anak RW 02 sebagai bentuk penghormatan kepada juri.

Acara penyambutan ini dihadiri pula oleh warga dari empat RT di RW 02. Protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat. Semua warga yang hadir menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun.

Penataan semua lingkungan di RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 05 di RW ini ditingkatkan. Warga tidak berat melakukannya karena hasil penataan saat mengikuti LKBA 2019 tetap terawat. Warga meningkatkannya dengan menambah hidroponik, dan aksesori-aksesori dekorasi lingkungan.

“Saya lihat, di sini (RW 02-red), warganya sudah sadar akan pentingnya kebersihan dan gotong royong. Terbukti hasil penataan mereka dari tahun lalu masih tetap dijaga, bahkan ditingkatkan. Untuk penataan kampung, warga juga sudah tidak bergantung dari desa. Mereka mau berswadaya,” jelas Nasir.

Yang baru di kampung ini adalah bank sampah dan kebun milenial. Pengurusnya adalah pemuda-pemuda anggota Karang Taruna.

Bank sampah ini mengolah sampah organik dan nonorganik. Khusus untuk sampah organik, diolah menjadi pupuk kompos. Oleh pengurus bank sampah, hasil olahan sampah organik itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan pupuk di kebun milenial. Kebun dengan bermacam tanaman sayur.

“Saya harap, warga RW 02 tetap konsisten menjaga hasil penataan kampungnya,” ujar Nasir.

Sementara, Iptu Sukirno menilai, keamanan lingkungan RW 02 cukup terjamin. Sarana dan prasarana pos ronda lengkap.

“Administrasi sudah ada, peralatannya juga sudah lengkap, bahkan mereka sudah punya tangga di setiap pos ronda. Hanya satu pos ronda yang tidak ada tangganya,” jelasnya. (rio/don)