Ade Jumaiah Syafrudin: Menggerakan Hidup Bersih Bukan Hal Mudah

0
132 views
Ade Jumaiah Syafrudin, Ketua PKK Kota Serang. Foto: Ken Supriyono / Radar Banten

SERANG – Ade Jumaiah Syafrudin kini tak hanya menjadi ibu bagi lima anak-anaknya. Sebagai istri Syafrudin yang mendapat amanah sebagai Walikota Serang, Ade telah menjadi ibu bagi seluruh warga di Ibukota Banten.

Aktivitas bersih-bersih yang kerap dilakukan di rumah sendiri pun, harus mulai ditularkan sebagai sebuah gerakan membangun budaya masyarakat peduli lingkungan. Terlebih, sang suami juga punya pekerjaan besar membawa Kota Serang bersih dari persoalan persampahan dan sanitasi lingkungan.

Rabu (7/8) pagi, Ade memulai gerakan bersih-bersih kampung yang dinamai dengan gerakan menyapu pagi-sore. Gerakan itu dimulainya bersama masyarakat di Kampung Sinaba II, RT 18/08, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen.

Tanpa canggung, perempuan yang kini diamanahi sebagai Ketua PKK Kota Serang ini mengomandoi gerakan bersih-bersih dengan menyapu secara langsung. “Sebelum mengajak, ibu kasih contoh sendiri langsung,” katanya.

Ade menginginkan gerakan tersebut sebagai upaya mengajak masyarakat untuk sadar menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih, dampak dari lingkungan yang tidak bersih akan memunculkan persoalan-persoalan baru. Mulai dari genangan air, banjir sampai dengan persoalan penyakit menular.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat Kota Serang agar mulai saat ini dapat menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. Tak perlu dengan langkah besar, namun bisa dimulai dari langkah kecil dengan membersihkan di sekitar rumahnya.

Selain menyapu pagi-sore, juga menyiram tanaman-tanaman yang ada di sekitarnya. Tujuannya dalam rangka mendorong terciptanya lingkungan besih dan sehat (LBS).

Program yang Ade yang sebut dengan gerakan menyapu pagi-sore melalui pembentukan komunitas peduli lingkungan.”Jika lingkungannya bersih, maka masyarakatnya juga akan sehat. Jika sudah sehat, maka akan lahir generasi-generasi yang cerdas,” katanya perempuan kelahiran 11 Februari 1965 ini.

Kampung Sinaba, ucap Ade, akan menjadi salah satu wilayah yang menjadi fokus gerakan menyapu pagi dan sore yang digagasnya. Setiap bulan perkembangan gerakan itu akan dipantaunya secara langsung. “Rencananya dari kampung yang kumuh akan kita jadikan kampung wisata,” cetusnya optimistis.

Ade juga meminta semua pihak terkait ikut terlibat. Tak terkecuali pemerintah di tingkat kelurahan hingga kecamatan. Sebab, tujuan gerakan menyapu pagi-sore sebagai langkah membangkitkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. “Ini bukan hal yang mudah, tapi harus didorong banyak pihak,” katanya.

Dalam setiap kegiatan Bina Wilayah PKK, Ade mengaku selalu menekankan kepada lurah-lurah agar menggerakkan RT RW-nya untuk menggalakan gerakan menyapu pagi sore. Lalu membentuk komunitas peduli lingkungan.

Ketua RW 08 Sariman menyambut baik kedatangan istri orang nomor satu di Kota Serang itu. “Dorongan dari pemerintah maka masyarakat akan lebih tergerak lagi untuk mencintai kebersihan lingkungan,” katanya.

Gerakan kebersihan yang arahan Ade ini, menurut Sariman akan terus dilanjutkan. “Kita akan terus gerakan masyarakat untuk melakukan gerakan nyapu sore dan pagi ini,” katanya. (ken/air/ags)