Agar Tak Merugi, Bupati Irna Ingatkan Investor Soal Tata Ruang

0
539 views
Bupati Irna Narulita didampingi Kapolres AKBP Ary Satriyan dan Dandim 0601 Letkol Inf Ganiahardi, Rabu (11/1).

PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita mengingatkan kepada seluruh calon investor untuk memahami tata ruang wilayah. Penegasan itu sengaja disampaikan orang nomor satu di Pandeglang ini agar pengusaha tidak mengalami kerugian.

Kata Irna, pemahaman tentang tata ruang wilayah penting dimiliki para calon investor agar tidak ada yang bisa memanfaatkan. “Seperti salah satu perusahaan Jakarta, perusahaan itu sudah membeli hektaran lahan di Kecamatan Mandalawangi, rencananya untuk usaha ternak sapi. Setelah diketahui, ternyata di daerah itu bukan untuk ternak sapi. Jelas akibat kesalahan itu, investor merugi. Kasihan sudah membeli lahan, tetapi tidak bisa digunakan,” katanya kepada Radar Banten usai acara pelantikan DPC Tani Kabupaten Pandeglang di Pendopo Pemkab Pandeglang, Rabu (11/1).

Selain memahami tata ruang wilayah, lanjut Irna, investor juga jangan sesekali melalaikan proses izin, yang telah ditentukan Pemkab. “Kita sekarang akan merevisi Peraturan Daerah (Perda) RTRW. Insya Allah, sebentar lagi final karena sekarang tahapannya sudah masuk dalam kajian eksekutif dan legislatif. Ke DPRD Pandeglang, Ibu (Irna menyebut dirinya-red) juga sudah ngomong,” katanya.

Dijelaskan Irna, rencana revisi Perda RTRW agar 54 ribu hektare lahan pertanian di Pandegalang dapat terjaga, tidak beralih fungsi. “Bukan hanya soal itu, Pemkab juga sedang melakukan kajian rencana Peraturan Bupati (Perbup) Kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Ini sepenuhnya untuk menjaga lahan pertanian agar tidak terganggu oleh kegiatan usaha lain,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Habibi Arafat mengakui, revisi Perda RTRW sedang dibahas di tingkat provinsi. Setelah selesai dari Pemprov, baru akan dibahas di tingkat kabupaten. “Perda RTRW saat ini masih di provinsi dan belum dibahas di tingkat kabupaten. Kalau kita sifatnya menunggu,” kata Habib. (Herman/Radar Banten)