Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Bus SM Prima Dapat Santunan Rp50 Juta

0
1.401 views
Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Banten Didi Setiadi menyerahkan santunan kepada Yusmaini, ahli waris almarhum Irwan. Foto: Dok Jasa Raharja

SERANG – PT Jasa Raharja(Persero) pada Selasa (13/6) memberikan santunan kepada para ahli waris tiga orang korban meninggal dunia kecelakan bus SM Prima di Tol Tangerang-Merak Km 86 Senin (12/6) kemarin.

Untuk ahli waris almarhum Irwan diterima oleh istrinya, Yusmaini, di Lingkungan Pegantungan Baru, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Untuk korban Suwandi, juga diterima istrinya, Supriati, di Kampung Cayur, Sindang Sono, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Begitu pula untuk almarhum Muhadjir di Tamiajeng, Kecamatan Trawa, Kabupaten Mojokerto.

“Sehari setelah kejadian, santunan secara simbolis langsung kami serahkan kepada ahli waris di rumahnya masing-masing. Untuk korban meninggal dunia santunannya Rp50 juta ditransfer ke rekening ahli waris,” ungkap Didi Setiadi, Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Banten, usai menyerahkan santunan.

Sementara untuk korban luka-luka, kata Didi, biaya pengobatan dan perawatannya dijamin oleh Jasa Raharja hingga Rp20 juta. “Saat kejadian, saya langsung cek ke lokasi kejadian dan ke RS Krakatau Media. Semua korban luka-luka dijamin Jasa Raharja,” ungkap Didi.

Sebagaimana diketahui, mulai 1 Juni ini santunan untuk korban kecelakaan lalu lintas yang dibayarkan oleh Jasa Raharja naik 100 persen. Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara (PMK Nomor 15 Tahun 2017) dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (PMK Nomor 16 Tahun 2017).

Kedua PMK yang ditetapkan pada 13 Februari 2017 tersebut menggantikan PMK Nomor 37/PMK 010/2008 tentang Besaran Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Fery/Penyeberangan, Laut, dan Udara dan PMK Nomor 36/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Untuk santunan kepada korban kecelakaan meninggal dunia dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta. Santunan bagi korban cacat masih tetap, sesuai dengan persentase tertentu dari santunan korban meninggal dunia yang telah dinaikkan menjadi Rp 50 juta. Penggantian biaya perawatan dan pengobatan meningkat dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta. Dan penggantian biaya penguburan meningkat dari Rp2 juta menjadi Rp4 juta.

Selain itu, terdapat manfaat baru yang diberikan kepada korban kecelakaan berupa penggantian biaya pertolongan pertama paling besar Rp 1 juta dan pergantian biaya untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan sebesar Rp500 ribu. (Aas Arbi)