Aih, Mortir Aktif yang Ditemukan Warga Ternyata Berdaya Ledak Tinggi

Polisi mengamankan area lokasi penyimpanan mortir dan memasang garis polisi
Polisi mengamankan area lokasi penyimpanan mortir dan memasang garis polisi

SERANG – Mortir 60 yang ditemukan kuli bangunan Herman (42) di Cirendong, RT 01 RW 08, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, ternyata produk Belgia tahun 1979. Hal ini diungkapkan oleh Komandan Intel (Dan Intel) Unit Komandan Distrik Militer 0602 Serang, Letnan Dua Yusrizal.

Baca Juga : Geger! Kuli Bangunan Tak Sengaja ‘Cangkul’ Mortir Aktif

“Itu mortir 60. Dia masih aktif. Mortir ini baisa dipakai TNI,” ujar Letda Yusrizal ditemui di lokasi kejadian saat setelah identifikasi, Senin (11/1/2016).

Jenis mortir ini, kata dia, termasuk mortir yang punya daya ledak tinggi alias high explosive bomb. “Kalau sekarang posisi tidak disentuh jadi tidak meledak. Daya ledaknya kalau misal rumah bisa hancur. Ini termasuk sensitif,” jelas dia.

Jenis mortir ini menurutnya biasa digunakan dalam perang konvensional untuk memecah pertahanan musuh. Diamater ledakan mortir bisa mencapai radius 50 meter. (Wahyudin)