Air Bah di Tengah Wabah

Warga menggendong anaknya mengungsi dari banjir yang merendam Perumahan Metro Cilegon, Kota Cilegon, Senin (4/5). Sejumlah titik di Kota Cilegon terendam banjir usai diguyur hujan sejak Minggu (3/5) malam.

Permukiman hingga Rumah Sakit Terendam

CILEGON – Belum surut upaya pencegahan penanganan Covid-19 di Kota Cilegon, banjir besar menerjang empat kecamatan di Cilegon, Senin (4/5). Hujan deras yang mengguyur Kota Baja itu sejak Minggu (3/5) malam hingga Senin (4/5) pagi membuat banjir di sejumlah titik.

Dari data yang dihimpun Radar Banten, banjir kali ini melanda empat kecamatan yakni Kecamatan Pulomerak, Grogol, Purwakarta, dan Kecamatan Jombang.  Sejak banjir terjadi, video dan foto-foto warga viral di media sosial terutama pesan berantai melalui WhatsApp. Salah satu video menunjukkan besarnya air bah dari atas perbukitan di wilayah Kecamatan Grogol dan Purwakarta sekira pukul 10.00 WIB. Air yang datang tiba-tiba itu merusak rumah-rumah warga dan menghanyutkan kendaraan-kendaraan yang terparkir.

Sementara itu, dari pantauan Radar Banten, banjir terparah terjadi di Kecamatan Grogol, Kecamatan Purwakarta, dan Kecamatan Jombang.

Di Kecamatan Grogol, banjir setinggi dada pria dewasa merendam permukiman di Kelurahan Kotasari serta Kelurahan Grogol. Kemudian,  akses menuju tol Cilegon Barat, serta akses menuju Pelabuhan Merak terendam hingga mengkibatkan jalan lumpuh.

Di Kecamatan Purwakarta, banjir menerjang sejumlah permukiman masyarakat. Paling parah, terjadi di Kelurahan Kotabumi, tepatnya di dekat akses Tol Cilegon Barat.

Sedangkan di Kecamatan Jombang, selain permukiman, banjir juga merendam RSUD Cilegon, dan Pasar Kranggot.

Suasana salah satu ruang rawat inap di RSUD Kota Cilegon di Kelurahan Panggungrawi yang ikut terendam banjir.

Banjir juga menyebabkan  RSUD Cilegon terendam. Setidaknya ada 17 ruangan yang tergenang air. Di antaranya, Ruang Nusa Indah, Ruang Aster, Ruang Edelwes, Ruang Alamanda, Ruang Bogenvile, Ruang Anggrek, Ruang Melati Bawah, Ruang Bdrs, Ruang ICU, Ruang Depo Obat, Ruang Rontgen, Ruang Gizi, Ruang Loundry, Ruang Iprs, Keuangan dan UPP, Keuangan Verifikasi RI dan Rj, dan Ruang IGD.

Pantauan di Kecamatan Jombang, permukiman yang paling parah terendam adalah Perumahan Metro Cilegon. Di sana ketinggian banjir berkisar satu meter.

Kemudian, banjir juga menggenangi jalan protokol di depan Mapolres Cilegon, serta Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Cibeber. Sejumlah warga yang nekat menerobos banjir di JLS dan jalan protokol di depan Mapolres Cilegon harus mendorong kendaraan yang mogok karena kemasukan air. (bam/air)