Airin Minta Maaf, Kapolres: Kematian Aurellia karena Sakit

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany (kanan) meminta maaf kepada publik atas kematian anggota Paskibra Tangsel Aurellia Qurrotain (16) didampingi Kapolres AKBP Ferdy Irawan (kedua kanan) bersama Komisioner KPAI Divisi Wasmonev, Jasra Putra dan Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi di Mapolres Tangsel, Selasa (13/8). Foto Wahyu/Radar Banten

SERPONG – Teka-teki kematian anggota Paskibra Kota Tangsel Aurellia Qurrotain (16) diungkap polisi, Selasa (13/8). Aurel -panggilan akrab Aurellia Qurrotain- meninggal bukan diakibatkan kekerasan fisik. Hasil itu diungkapkan langsung Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel, Selasa (13/8).

“Hasil dari penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, kami belum menemukan adanya kekerasan fisik yang diterima almarhumah. Dugaan kematian Aurel diduga sakit. Jadi dari kacamata hukum, tak ada unsur pidananya,” katanya.

Ia menambahkan isu soal kematian lantaran adanya tindakan kekerasan dari pelatih, juga harus diluruskan. Diterangkan Kapolres, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Di antaranya dokter, perawat dan orang yang memandikan jenazah. Mereka tak menemukan adanya bekas-bekas kekerasan di tubuh Aurel.

“Begitu juga dari keterangan anggota Paskibra, tak ada pelatihan yang sampai kontak fisik,” jelas AKBP Ferdy Irawan.

Dia mengakui polisi tak melakukan uji forensik. Soalnya, pihak keluarga Aurel menolak dilakukan otopsi. Dijelaskan Ferdy, jadwal latihan menjadi anggota Paskibra sangat padat. Mulai tahapan seleksi sampai pemusatan latihan.   

AKBP Ferdy menduga, almarhumah kemungkinan sudah mengalami keletihan. Namun ditutupinya, karena menjadi sebuah kebanggaan bisa menjadi anggota Paskibra. Dan, kondisinya tak diceritakan kepada orangtuanya. Hingga, akhirnya malam harinya tanggal 1 Agustus lalu, Aurel mengatakan badannya mengalami demam. “Kemungkinan karena akumulasi menjalani pelatihan yang menguras tenaga, akibatnya terjatuh sakit hingga meninggal dunia,” tuturnya. 

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menyatakan dari keterangan pelatih dan senior Purna Paskibra Indonesia (PPI) Tangsel diakuinya ada program namanya peningkatan disiplin. “Tindakan lari dan push up untuk pembinaan fisik dan disiplin. Dan itu dilakukan bersama-sama,” terangnya.

Mantan Kasubdit V Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menerangkan kronologis meninggalnya Aurel, tanggal 1 Agustus lalu. Sekira pukul 04.30 WIB, Aurel keluar dari kamar tidur di rumahnya Taman Royal 2, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Lalu, dia membuat minuman teh. Namun, mendadak Aurel terjatuh.

“Aurel jatuh lemas. Ayahnya sempat memberikan pertolongan nafas buatan, tapi tak berhasil. Akhirnya, dibawa ke Rumah Sakit Mahkota. Dokter dan perawat jaga menyatakan Aurel telah meninggal dunia,” ujarnya.

Adanya kejadian ini, Ferdy meminta dilakukan evaluasi untuk pelatihan Paskibra. Jangan sampai membebani fisik dan psikis calon anggota Paskibra yang tengah menjalani pelatihan. “Kami harap Pemkot ada evaluasi pembinaan. Sesuai dengan keinginan orangtua Aurel,” tukasnya.

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meminta maaf atas kejadian yang terjadi kepada Aurel. Ia menyatakan menjadi anggota Paskibra memang sebuah kebanggaan, meski harus melalui pelatihan yang padat. Bahkan, semangat juang yang tinggi dapat mengalahkan rasa sakit. “Saya mengerti spirit anggota Paskibra yang lolos seleksi, karena Saya juga pernah mengalaminya. Jadi, rasa sakit dikalahkan dengan keinginan kuat untuk bisa menjadi anggota Paskibra,’ ucapnya.

“Saya pribadi dan pemerintah, minta maaf. Setelah kejadian ini, akan dilakukan evaluasi. Tim inspektorat akan melakukan penanganan terhadap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan PPI,” imbuhnya.

Untuk menjaga mental 49 anggota paskibra yang lainnya, Pemkot menerjunkan tim psikolog. Selain memang sejak awal sudah disiagakan tim medis. “Ke depan kita perbaiki sesuai dengan permintaan orangtua Aurel. Tak semua anggota PPI dilibatkan dalam pembinaan dan harus sudah melewati Training of Trainer,” tandasnya. (you/asp)