Ajak Berenang Temannya, Bocah SD Tenggelam di Ciberang

0
100
Ilustrasi (foto: istimewa)

LEBAK – Arga Setiawan (9), pelajar sekolah dasar (SD) kelas III yang beralamat di Kampung Keong RT 05 RW 03 Desa Citapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak bernasib nahas. Pasalnya, korban tenggelam dan terseret arus Sungai Ciberang pada Minggu 22 April sekira pukul 13.00 WIB. Hingga saat ini tubuh Arga tak kunjung ditemukan.

Informasi yang dihimpun, sekira pukul 12.00 WIB Arga beserta tiga orang rekannya usai bermain internet di salah satu warung internet yang tidak jauh lokasinya dari Sungai Ciberang, mengajak tiga rekannya itu untuk berenang. Namun, setibanya di lokasi kejadian dan pada saat berenang Arga terseret oleh derasnya arus Sungai Ciberang. Ketiga temannya yang berenang bersama Arga selamat dan langsung melaporkan kepada warga sekitar untuk melakukan pencarian.

Lantaran tidak kunjung ditemukan oleh warga, akhirnya mereka melapor kepada tim Tagana. Tagana kemudian meneruskan laporan itu kepada Tim SAR Banten pada Senin (23/4) sekira pukul 01.00 WIB. Tim SAR yang mendapatkan laporan langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan pencarian dengan visual mata dibantu alat senter. Lantaran tak kunjung ditemukan, akhirnya Tim SAR yang didampingi tim pencari lainnya melakukan pencarian keesokan harinya (kemarin-red).

Kasi Operasi SAR Banten Hairoe Amir mengatakan, dirinya yang mendapatkan laporan pada Senin 23 April sekira pukul 01.00 WIB dini hari, langsung mengirimkan sebanyak satu tim untuk melakukan perbantuan pencarian kepada korban. “Kami dapat info tadi malam (kemarin malam-red), kami langsung turunkan satu tim untuk melakukan pencarian,” katanya.

Kata Hairoe, korban saat itu tengah berenang bersama teman-temannya. Lantaran arus yang deras akhirnya Arga terseret arus, namun tiga rekannya berhasil menyelamatkan diri. “Mereka (korban dan temannya-red) sebelumnya habis main internet di warnet (warung internet), setelah selesai korban ngajak berenang kepada temannya yang lain,” ujarnya.

Hairoe mengaku, dalam proses pencarian oleh tim sampai dengan saat ini korban belum dapat ditemukan. “Korban belum bisa kami temukan sampai dengan saat ini, tapi kami akan terus melakukan pencarian kepada korban sampai dengan ditemukan,” tandasnya.

Sayangnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi saat dimintai konfirmasi oleh Radar Banten telepon genggamnya dalam keadaan tidak aktif. (Adi/RBG)