AKD Tangerang Tunggu Paripurna

0
78

TANGERANG – Usai dilantik Jumat (23/8) lalu, anggota DPRD Kabupaten Tangerang langsung tancap gas. Hari pertama masuk kerja Senin (26/8), para wakil rakyat langsung bekerja. Mereka membentuk alat kelengkapan dewan.    

Ketua DPRD sementara Akmaludin Nugraha mengatakan, AKD sudah diputuskan berdasarkan kesepakatan dari delapan fraksi. AKD tersebut meliputi dari Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Bamus), Badan Kehormatan Dewan (BKD). Juga empat komisi, yaitu Komisi I Pemerintahan, Komisi II Kesejahteraan, Komisi II Anggaran dan Komisi IV Pembangunan.

“AKD sudah diputuskan hasil kesepakatan dari rapat pimpinan. Dari delapan, hanya ada tujuh fraksi yang ikut rapat dan satu fraksi yakni fraksi Gerindra mengikuti melalui teleconference,” kata pria yang akrab disapa Akmal di ruang kerjanya, Senin (26/8).

Dia menerangkan, untuk pengesahan AKD tersebut masih menunggu terpilihnya ketua definitif DPRD Kabupaten Tangerang. Politisi PDIP itu berharap, keputusan penentuan ketua DPRD definitif segera dilakukan agar tidak menghambat kinerja para wakil rakyat tersebut.

“Mudah-mudahan sudah ada gambaran dalam waktu dekat ini, supaya semua agenda-agenda pembangunan di Kabupaten Tangerang dapat berjalan. Salah satu agenda yang harus segera dibahas yakni KUA PPAS 2020. Maka itu, AKD ini harus segera diselesaikan,” ungkapnya.

Sementara untuk kehadiran para anggotanya di hari pertama, Akmal menerangkan diperkirakan lebih dari setengah dari jumlah yang ada. Banyaknya yang tidak ngantor itu, disayangkan oleh Akmal. Menurutnya, sebagai wakil rakyat tidak perlu dipanggil untuk sekadar datang ke kantor, terlebih di hari pertamanya pasca dilantik.

“Harusnya mereka terpanggil dengan kesadaran hatinya sendiri. Setelah dilantik, mereka memikul tanggung jawab sebagai perwakilan masyarakat di Kabupaten Tangerang ini. Datanglah ke kantor, khawatir ada konstituen yang datang, ada masyarakat yang perlu diadvokasi,” serunya.

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Tangerang masa jabatan 2019-2024 Muhammad Amud menerangkan, pihaknya optimistis AKD bisa disahkan pada Agustus ini dan September sudah mulai berjalan dengan Ketua DPRD definitif.

“Kami juga ingin secepatnya, tetapi masih menunggu AKD. Tetapi komposisinya sudah ada tinggal menunggu diparipurnakan. Kalau belum diparipurnakan, tentu kami belum bisa berbuat apa-apa. Agustus ini ditarget rampung dan September sudah mulai jalan,” katanya.

Ketua Fraksi Golkar itu menuturkan, tidak ada kendala dalam proses penyusunan komposisi AKD untuk lima tahun ke depan, hanya semua sedang berproses. Sementara dalam komposisi AKD tersebut, lanjut Amud, Fraksi Golkar sudah memastikan nama-nama untuk mengisi di komisi, Banggar dan lainnya. “Semoga DPRD periode lima tahun ke depan ini bisa bekerja maksimal, menjalankan tugas dan fungsinya sebagai perwakilan masyarakat,” pungkasnya. (mg-04/asp)