Akhir Tahun Capai 1 Juta Pelanggan! Banten Masuk 5 Kota Permintaan Terbesar Indihome

Net. ILUSTRASI
Net. ILUSTRASI

SEJAK di-launching awal tahun silam, jumlah pelanggan paket baru layanan IndiHome Fiber Triple Play dari Telkom terus bertambah. Hingga Desember ini jumlahnya menembus lebih dari satu juta pelanggan nasional.

”Lima kota permintaan terbesar Indihome yang datang dari Call Center 147 berasal dari Jakarta, Bandung, Banten, Surabaya dan Bogor. Sementara Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara menyumbang jumlah pelanggan yang cukup spesifik, yakni 23 persen,” Jemy V Confido, Vice President Consumer Marketing and Sales Telkom.

Pencapaian satu juta Indihome ini tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder, katanya, khususnya pelanggan yang terus memberikan kepercayaan kepada Telkom dalam menyediakan layanan ICT terbaik.

Karena permintaan yang terus bertambah, tak ayal sebagian pelanggan harus rela antri demi mendapatkan layanan paket baru ini. Berkonsep triple play, paket ini menyatukan antara koneksi internet kecepatan tinggi hingga 100 Mbps, TV interaktif UseeTV, dan gratis nelpon lokal serta interlokal. ”Semuanya mengandalkan jaringan infrastruktur fiber optik,” jelas dia.

Peningkatan permintaan layanan ini naik drastis dalam seminggu terakhir. Itu tidak lepas dari mulai liburnya anak-anak sekolah. Sehingga penggunaan tv kabel serta internet sebagai bagian dari sosialisasi, informasi dan hiburan makin dibutuhkan di tengah-tengah keluarga.

Menjawab antusiasme masyarakat yang rela antri, Executive Vice President Telkom Regional V Jatim Bali Nusra, Iskriono Windiarjanto berjanji akan mempercepat penambahan jaringan fiber optik baru di berbagai wilayah dengan prioritas demand tinggi dan terjadi overload traffik data. “Beberapa inovasi untuk mempercepat proses instalasi juga menjadi concern kami saat ini,” jelas dia.

Saat ini, Telkom terus meningkatkan cakupan layanan jaringan fiber optic ke seluruh wilayah Indonesia. Mulai Sumatera sampai Papua, meliputi 60 kota besar dan 100 kota kecil. Pembangunan jaringan infrastruktur ini terus berlanjut, sebagai bagian dari Indonesia Digital Network yang menjadi salah satu program utama Telkom dalam mempersempit kesenjangan informasi dan akses terhadap akses broadband (digital divide) di Indonesia. (jpnn/RBOnline)