Akibat Api dari Tungku, Rumah Kuli Bangunan Terbakar

0
83
Ilustrasi kebakaran.

BANJARSARI – Radi (45), warga kurang mampu di Kampung Kerta, Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, kini sedang berkabung. Soalnya, rumah tidak layak huni (RTLH) miliknya itu ludes terbakar pada Selasa (28/8) pagi, sekira pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, bapak kuli bangunan itu mengalami kerugian materi akibat kehilangan rumah sekira Rp15 juta lebih.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, kebakaran di rumah Radi diduga berasal dari tungku bekas memasak di dapur. Pemilik rumah lupa mematikan bara api di tungku. Bara api kemudian tertiup angin sehingga mengakibatkan kebakaran.

Pemilik rumah dan warga yang sedang berada di luar langsung melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal, karena sebagian besar rumah semipermanen itu hangus terbakar.

Muhaemin, Kepala Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, mengatakan, warga melihat kepulan asap dan api muncul dari bagian belakang rumah. Warga langsung melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan peralatan rumah tangga. Walaupun, hasilnya kurang memuaskan.

Menurutnya, kebakaran yang terjadi pada Selasa siang tersebut telah dilaporkan kepada Pemerintah Kecamatan Banjarsari dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak. Bahkan, relawan bencana dari BPBD telah melakukan pendataan dan secepatnya akan menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran.

“Saya berharap, BPBD dan masyarakat membantu korban kebakaran. Kasihan, mereka merupakan keluarga tidak mampu sehingga bantuan yang diberikan akan membantu meringankan beban Radi dan keluarga,” paparnya.

Sementara itu, Radi mengaku hanya pasrah dengan musibah yang menimpa keluarganya. Saat kejadian, lelaki yang berprofesi sebagai tukang bangunan ini sedang berada di luar rumah. Tiga anaknya sedang main di rumah tetangga dan rumah dalam kondisi kosong.

“Saya enggak bisa apa-apa. Saya dan keluarga akan tinggal di rumah kerabat untuk sementara waktu,” paparnya.

Camat Banjarsari Dedi Supratnawijaya akan mengupayakan bantuan material bangunan sehingga mereka bisa kembali memperbaiki rumahnya. “Untuk bantuan tanggap darurat dari BPBD sudah pasti ada,” katanya. (Mastur/RBG)