Akibat Batu Split, Pemotor Tewas Terlindas Truk

0
812 views

SERANG – Batu split untuk menutupi proyek penimbunan pipa Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di depan SMK Prima Mandiri, Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, memakan korban jiwa, Jumat (21/12).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada pukul 15.45 WIB itu bermula saat pengendara sepeda motor Honda Beat berpelat nomor A 6240 WM, melaju dari arah Serang menuju Cilegon.

Setibanya di lokasi kejadian, pria yang belum diketahui identitasnya itu berusaha menyalip truk trailer berpelat nomor A 9365 RM yang dikemudikan Widodo, warga Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, dari sebelah kiri.

Ketika menyalip, korban tidak mengetahui adanya tumpukan batu split untuk proyek galian pipa PGN. Sehingga, korban tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan terjatuh ke kolong mobil truk trailer.

Korban meninggal seketika di lokasi kejadian. Kepalanya pecah tak terbentuk setelah terlindas roda belakang sebelah kiri truk trailer tersebut. Jenazah pengendara motor itu selanjutnya dievakuasi oleh petugas Satlantas Polres Serang Kota ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Dradjat Prawiranegara.

Sopir truk trailer Widodo mengaku sempat melihat kejadian itu melalui kaca spion kirinya. Saat menyalip, motor korban sempat tidak terkendali setelah terpeleset tumpukan batu split yang tercecer di tengah jalan. “Dia mau nyalip dari kiri, trus motornya jatuh pas di ban belakang,” katanya di lokasi kejadian.

Saksi mata, Wahyudin mengatakan, sebelum terlindas truk trailer, korban terjatuh karena tergelincir batu split. Material proyek galian pipa PGN tersebut disimpan sembarangan dan tidak ada rambu-rambu peringatan. “Taruh material batunya asal, terlalu tengah. Jadi, dia (korban) tidak lihat kalau ada batu split di sana,” katanya.

Kanitlaka Polres Serang Kota Inspektur Polisi Dua (Ipda) Ade Komarudin membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. “Sudah diamankan kendaraannya,” katanya. (BRP/RBG)