Akibat Cuaca Buruk di Pontirta, Puluhan Rumah Terendam, Satu Ambruk

0
1003
Personel BPBD meninjau rumah ambruk di Desa Pontang Legon, Kecamatan Tirtayasa.(BPBD FOR RADAR BANTEN)

PONTANG – Sedikitnya 15 rumah beserta akses jalan di Kampung Kamasan, Desa Kaserangan dan Kampung Kademangan, Desa Sukajaya, Kecamatan Pontang terendam banjir, Selasa (26/1). Hujan deras yang terjadi pukul 04.00 WIB menyebabkan saluran air irigasi meluap hingga menggenangi permukiman di dua desa tersebut.      

BANJIR: Personel BPBD meninjau banjir yang merendam belasan rumah di Kampung Kamasan, Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang, Selasa (26/1). (BPBD FOR RADAR BANTEN)

Pantauan Radar Banten, Selasa (26/1) siang sekira pukul 14.00 WIB, air irigasisepanjang Jalan Ciruas – Pontang, Desa Kaserangan meluap hingga ke jalan. Air juga tampak menggenangi permukiman di Kampung Kamasan, Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang. Belasan rumah terdampak, air juga menggenangi area persawahan.

Warga setempat, Junaidi mengatakan, banjir disebabkan hujan deras yang terjadi sejak Minggu (24/1). Katanya, akibat hujan terus menerus menyebabkan air irigasi meluap hingga ke permukiman. “Air sampai masuk rumah warga dan menggenangi akses jalan. Ketinggian air sampai 30 sentimeter. Ada sekitar 15 rumah di dua desa yang terendam,” ungkapnya kepada Radar Banten. Pada hari yang sama, satu unit rumah semi permanen ambruk di Kampung/Desa Pontang Legon, Kecamatan Tirtayasa akibat terjangan hujan deras disertai angin kencang. Rumah ambruk juga akibat kondisi bangunan rumah bagian belakang sudah lapuk sehingga tak mampu menahan terjangan angin.

Camat Tirtayasa Sadik mengatakan, rumah ambruk sekira setengah jam setelah hujan deras yang terjadi sejak pukul 11.00 WIB. Katanya, rumah ambruk diketahui milik Dwi Susanti (35) yang berprofesi buruh pabrik. Beruntung, Dwi tidak mengalami luka saat kejadian dan masih menghuni rumahnya yang sebagian sudah ambruk. “Yang ambruk bagian dapurnya aja sih, kena angin kencang,” ungkapnya.

Informasi yang diterima Radar Banten, banjir juga terjadi Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang dan merendam puluhan rumah.

Terpisah, Kepala Pelaksana Harian (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengaku, pihaknya sudah menerjumkan tim ke dua lokasi yang terkena bencana. Untuk banjir di Pontang, dipastikan Nana, tak ada korban jiwa dan air yang tadinya masuk sampai rumah juga sudah surut. “Kami akan terus memantau perkembangannya. Soalnya intensitas hujan tinggi,” tegas pria berkumis tebal itu.

Sedangkan untuk korban rumah ambruk di Kecamatan Tirtayasa, Nana juga memastikan, tidak sampai menelan korban jiwa. Puing bangunan rumah, kata Nana, sudah ditangani warga dan pemerintah desa. Nana pun mengimbau, warga tetap waspada akan kemungkinan bencana susulan yang bisa terjadi. “Cuaca sedang buruk, harus terus waspada,” imbau mantan Asisten Daerah (Asda) 1 Pemkab Serang tersebut. (mg06/zai)