Akreditasi Universitas, Empat Asesor BAN-PT Datangi UIN Banten

0
122

SERANG – Pasca perubahan status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin disibukan dengan proses akreditasi universitas.

Salah satu dari rangkaian proses akreditasi tersebut, hari ini empat asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mendatangi kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk melakukan assesment.

Asesor tersebut terdiri dari, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Tjan Basaruddin, Achmad Jainuri perwakilan UIN Sunan Ampel Surabaya, Rusdinal dari Universitas Negeri Padang, Ahmad Yani Anshori dari UIN Yogyakarta, dan Staf BAN-PT Parsini.

Surveilen ini dalam rangka perubahan bentuk institusi IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang sudah menjadi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Rektor UIN SMH Banten Fauzul Iman menjelaskan, assesment ini merupakan salah satu proses yang harus dilalui untuk mendapatkan akreditasi dari BAN-PT. Akreditasi sendiri menurutnya perlu dilakukan seiring dengan adanya perubahan status dari IAIN menjadi UIN.

“Kami sangat mengapresiasi BAN-PT yang sudah merespon undangan kami, dengan sudah disiapkannya data-data yang diperlukan dalam assesment kali ini, kami berharap bisa mendapatkan hal positif untuk kampus UIN ini,” ujarnya dalam sambutan, Senin (27/11).

Sementara itu, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Tjan Basaruddin menjelaskan, surveilen merupakan prosedur yang baku apabila terjadi perubahan bentuk pada suatu institusi. Tujuannya, untuk memverifikasi dan mengecek apakah status dan peringkat yang sudah diberikan dapat disesuaikan di institusi dengan bentuk yang baru.

“Kehadiran kami merespon surat dari pak rektor yang menginginkan agar BAN-PT dapat menyesuaikan, baik itu bentuk institusi maupun SK akreditasi institusi terkait perubahan bentuk dari IAIN menjadi UIN,” ungkapnya.

Dia mengatakan ada beberapa aspek penilaian yang akan menjadi perhatian terkait dengan perubahan bentuk institusi yaitu aspek yang terkait dengan visi, misi dan strategic goal yang berubah dari sebelumnya, aspek management internal atau tata kelola dan aspek SDM dan penyelenggaraan program akademik.

“Kami akan berinteraksi dengan semua yang terkait dengan assesment ini dengan tujuan untuk memverifikasi data-data yang sudah disiapkan sehingga bisa memberi penilaian untuk kampus ini,” ujarnya.

Pantauan Radar Banten Online di lokasi, proses tersebut selain dihadiri oleh jajaran rektorat, juga dihadiri oleh sejumlah staf, dosen dan mahasiswa kampus yang berlokasi di Ciceri, Kota Serang tersebut. Tumpukan berkas serta data pun dihadirkan di acara yang berlangsung di aula utama kampus tersebut. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)