Akses Bagi Pemilih Disabilitas, KPU Siapkan 16.540 Template Braille

0
592 views
Banlih Pilgub

SERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten telah menyiapkan 16.540 template braille (alat bantu bagi para tunanetra) untuk menggunakan hak pilihnya pada 15 Februari mendatang. Pengadaan template braille tersebut disesuaikan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilgub Banten 2017.

Ketua KPU Banten Agus Supriyatna mengatakan, template braille sudah dicetak dan tinggal distribusikan ke kabupaten kota. Setiap TPS akan disediakan satu buah template braille. “Satu template bisa dipakai berkali-kali. Di template tidak hanya ada nama calon, tapi juga ada nomor urut,” kata Agus kepada wartawan di KPU Banten, Rabu (18/1).

Agus menjelaskan, KPU Banten telah bekerja sama dengan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) dan General Election for Disability Access (Agenda) terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam Pilkada Banten 2017.

Menurut Agus, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam Pilgub Banten 2017. “Untuk mewujudkan Pilgub Banten yang akses bagi penyandang disabilitas, harus dimulai dari penyelenggara. Dengan memberikan akses kemudahan di TPS termasuk pengadaan template braille,” jelasnya.

Berdasarkan DPT Pilgub Banten 2017, ‎jumlah pemilih tetap di Pilkada Banten 2017 mencapai 7.734.485 orang. Pemilih tersebar di empat kabupaten dan empat kota yang meliputi 155 kecamatan, 1.551 kelurahan dan 16.540 TPS.

Adapun jumlah total pemilih laki-laki sebanyak 3.907.744 orang dan pemilih perempuan sebanyak 3.826.746 orang. Dari 7.734.485 pemilih, 4.761 diantaranya merupakan pemilih disabilitas.‎ Dengan perincian, penyandang tunadaksa berjumlah 1.689 orang, tunagrahita 986 orang, tunanetra 858 orang, tunarungu 774 orang, dan disabilitas lainnya berjumlah 545 orang.

Pemilih disabilitas tersebut tersebar di delapan kabupaten kota, yang terbanyak berada di wilayah Kabupaten Lebak dengan 1.015 pemilih, disusul Kota Tangerang 855 pemilih, Kabupaten Tangerang 852 pemilih, Kabupaten Serang 789 pemilih, Kabupaten Pandeglang 606 pemilih, Kota Cilegon 288 pemilih, Kota Serang 184 pemilih, dan Kota Tangerang Selatan 172 pemilih.

Terkait pengadaan template braille, Sekretaris KPU Banten Septo Kalnadi mengatakan, KPU Banten telah mengalokasikan anggaran Rp150 juta untuk mencetak 16.540 template sesuai jumlah TPS. “Template ini telah selesai dicetak oleh CV Kharisma Chemindo, tinggal dikirim ke kabupaten kota sesuai jumlah TPS,” katanya.

Sebelumnya, peneliti senior JPPR M Afifudin mengatakan, pihaknya telah melakukan pelatihan pemilu akses bagi KPU kabupaten kota se-Banten terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam pemilu. “Penyandang disabilitas masih menghadapi beberapa masalah dalam menggunakan hak pilihnya setiap gelaran pesta demokrasi. Masih ada pemahaman yang salah, yang menilai penyandang disabilitas sebagai warga negara kelas dua. Padahal, hak-hak mereka telah dilindungi undang-undang dan berbagai instrumen hukum Internasional. Namun, kenyataannya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk pelaksanaan akses bagi para penyandang disabilitas pada pemilu, termasuk pilkada serentak 2017,” katanya.

Afif menegaskan, pemilu akses bagi penyandang disabilitas bukan pemberian hak istimewa. Namun, bagaimana hak pemilih disabilitas difasilitasi dengan menyiapkan semua TPS yang memberikan kemudahan pada mereka. “Kami akan mengawal pilkada serentak 2017 termasuk di Banten. Selama ini penyelenggara pemilu bukan tidak memfasilitasi pemilih disabilitas, tapi tidak tahu cara memfasilitasi. Itu yang akan kami beritahu,” jelas Afif. (Deni S/Radar Banten)