Akses Jalan di Kecamatan Cikeusal Hampir Putus

0
1.025 views
Warga berhati-hati saat melintasi jalan rusak di Desa Gandayasa, Kecamatan Cikeusal, Jumat (13/1).

CIKEUSAL – Akses jalan di Desa Gandayasa, Kecamatan Cikeusal, terancam putus. Sebab kondisi jalan penghubung Kecamatan Kragilan dan Cikeusal tersebut saat ini dalam kondisi ambles.

Pantauan Radar Banten, kondisi jalan di Desa Gandayasa, Kecamatan Cikeusal, ambles dengan kedalaman hampir 50 sentimeter. Kerusakan bukan hanya terjadi di satu titik saja, akan tetapi di sepanjang jalan kondisinya dalam keadaan berlubang dan retak.

Menurut Nurdin, warga setempat, kondisi jalan tersebut sudah ambles sejak empat hari yang lalu. Menurutnya, kondisi tersebut diakibatkan hujan yang mengikis bagian dasar jalan. “Ini kan sampingnya kali, jadi airnya rembes ke bawah jalan,” katanya saat ditemui di lokasi, Jumat (13/1).

Ia mengatakan, sebelumnya warga sempat melakukan pengurukan pada jalan yang ambles tersebut. Kata dia, akses jalan tersebut terancam putus jika tidak diuruk. “Memang lokasinya rawan longsor karena tanahnya persawahan,” ujarnya.

Senada dikatakan warga lain, Sajam mengatakan, kondisi ambles tersebut karena faktor alam. Menurutnya, posisi jalan yang lebih tinggi dari persawahan di seberangnya menjadi salah satu penyebab. “Airnya mengalir ke bawah beton,” katanya.

Ia mengatakan, ruas jalan beton tersebut terakhir kali diperbaiki pada 2013. Kemudian pada 2016, jalan tersebut sudah mulai mengalami peretakan karena kondisi yang tidak memadai. “Ada tiga titik yang ambles, di dekat SD Mompok, Kampung Magoang, dan di Kawasan Rangkas Panjang,” ujarnya.

Dikatakan Sajam, kondisi ruas Jalan Kragilan-Cikeusal sudah seharusnya diperbaiki karena semakin rusak parah. “Sebelumnya juga pernah ada kecelakaan, bahkan sampai ada korban jiwa,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pembangunan seharusnya bukan hanya dilakukan dengan tembok penahan tanah (TPT) saja. Akan tetapi, kata dia, pihak kontraktor seharusnya melakukan pembetonan agar aliran air tidak merambah ke dasar tanah. “Kalau cuma TPT nanti rusak lagi, anggarannya sayang,” jelasnya.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki, karena masyarakat sangat membutuhkan. Ada sekira satu kilometer yang rusak, Ini kan akses utama menuju kecamatan Kragilan dan Pamarayan,” imbuhnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kasi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang Yadi Priadi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terkait kondisi jalan tersebut. Ia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memperbaiki jalan yang ambles tersebut. “Akan kita tangani, sudah kita cek,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.

Dikatakannya, ruas Jalan Kragilan-Cikeusal saat ini masih dalam tahap pembangunan. Oleh karena itu, pihaknya memastikan perbaikan tersebut akan disegerakan. “Kondisi jalannya memang masih banyak yang buruk, kita dahulukan yang ambles itu,” ujarnya. (Rozak/Radar Banten)