Akses Jalan Empat Desa di Padarincang Sering Lumpuh

0
662 views
Pengendara melewati jalan di Desa Bugel yang rusak parah, Rabu (25/1).

PADARINCANG – Akses jalan penghubung empat desa, yakni Desa Bugel, Kaduberem, Kramatlaban, dan Kalumpang di Kecamatan Padarincang sering lumpuh. Penyebabnya, jalan rusak parah dan sulit dilalui ketika turun hujan dan tertutup lumpur.

Pantauan Radar Banten, Senin (30/1) sekira pukul 09.00 WIB, akses jalan penghubung empat desa sepanjang tiga kilometer tersebut kondisinya rusak parah. Jalan aspal yang mengelupas yang kini tinggal tanah, tampak licin, berlubang, dan bergelombang. Bahkan, terdapat lubang di beberapa ruas jalan dengan kedalaman hingga 50 sentimeter. Sejumlah pengendara tampak kesulitan melintasi jalan tersebut. Setiap pengendara yang melintas harus melaju pelan dan berhati-hati dalam berkendara.

Warga Kampung Tambakan, Desa Bugel, Anto Jayadi Kusuma mengaku prihatin terhadap kondisi jalan tersebut. Katanya, kerusakan jalan sudah berlangsung sekira dua tahun dan hingga kini belum diperbaiki. “Pernah ada perbaikan pada 2013. Setelah itu, tidak ada lagi. Sekarang tambah parah dan sulit dilalui kendaraan kalau hujan. Soalnya, jalan pasti penuh lumpur,” keluhnya.

Kata Anto, banyak warga yang mengeluhkan kondisi tersebut karena akses transportasi terhambat. Bahkan, tak jarang pengendara terjatuh ketika melintasi jalan tersebut, terutama pengendara perempuan. “Kalau lagi hujan, yang bawa motor memilih putar arah. Soalnya, kalau maksain banyak yang kepeleset,” terangnya.

Anto menambahkan, sebelumnya pihak desa sudah melakukan pengurukan pada jalan berlubang, tetapi tidak bertahan lama. Malah sekarang kondisinya semakin parah. “Saya harap jalan segera diperbaiki karena sudah meresahkan warga,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Camat Padarincang Gunawan menyatakan, akses jalan penghubung empat desa tersebut merupakan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemkab. Pihaknya sudah melakukan pengajuan kepada Pemkab agar jalan diperbaiki. “Soal jalan itu sudah dimusyawarahkan juga. Informasinya jalan akan dibeton,” ungkapnya.

Diterangkan Gunawan, perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap dan terselesaikan pada 2018. “Kalau bulan-bulan ini, rencananya ada pemerataan jalan dulu. Nanti di 2018 mau dibeton,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan jalan tersebut, ia berharap kepada masyarakat agar terlibat. “Minimal gotong royong di halaman rumahnya masing-masing,” pungkasnya. (Rozak-Nizar S/Radar Banten)