Akses Jalan Wisata Sumur Sentul Diperbaiki

TANGERANG – Pembangunan infrastruktur fisik Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang diklaim capai 85 persen. Hal itu dikatakan Sekretaris Desa Klebet Muhit saat ditemui kantor desa, Selasa (17/9).  Menurutnya beragam pembangunan infrastruktur fisik yang sudah dibangun di antaranya pembangunan jalan dengan pavingblock hingga betonisasi.

“Pembangunan infrastruktur tersebut sudah kami kebut sejak 2017 lalu. Alhamdulillah sudah capai 85 persen berupa pavingblock, saluran pembuangan air limbah (SPAL) dan turab,” katanya.

Muhit menambahkan di tahun 2018 lalu, pihaknya fokus membangun infrastruktur fisik bangunan desa, dan tahun ini pembangunan tersebut sudah masuk tahap pertama. Ada tiga titik pembangunan fisik yang sedang dibangun saat ini. Di antaranya fasilitas umum seperti mandi, cuci dan kakus (MCK) di RT 01 RW 01 Kampung Cibebek.

Total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp75 juta. Sedangkan pembangunan jalan dengan betonisasi berlangsung di Jalan H Sukur Kampung Kayu Apu RT 06 RW 04 dengan volume lebar jalan 2,5 meter, panjang 150 meter dengan biaya Rp119 juta. Ada juga pembangunan jembatan di Kampung Kayu Apu RT 06 RW 04 lebarnya 2,5 meter dan panjang 3 meter anggarannya Rp40 juta.

“Target pembangunan tahun ini ada 22 titik, tahap pertama ada tiga titik, sisanya di tahap berikutnya. Kami ingin semua jalan lingkungan sudah betonisasi dan pavingblock, tidak ada yang becek lagi. Targetnya sekitar 2020-2021 selesai, berikutnya perbaikan-perbaikan saja,” ungkapnya.

Plh Kepala Desa Klebet Jamal berharap, desa yang memiliki luas wilayah sekira 560 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 13.600 jiwa itu bisa bersaing dengan desa lain di Kecamatan Kemiri. Baik dari penuntasan pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat dan potensi lain yang dimiliki.

“Pemdes juga sedang fokus pengembangan wisata religi desa yakni Sumur Sentul di Kampung Santri RT 02 RW 03. Saat ini jalan hingga kebutuhan lainnya yang mendukung wisata religi tersebut sedang diperbaiki. Kalau akses bagus akan berdampak bagi perekonomian masyarakat, misalnya membuka warung di sekitar lokasi,” tutupnya. (pem/rb/adm)