Akses Tol Serang Timur Dibenahi

Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Penjabat Walikota Serang Ade Ariyanto dan Kepala Divisi Hukum & Humas ASTRA Tol Tangerang-Merak Nur Indah Permanasari saat meninjau lokasi jalan yang akan dilebarkan, akses pintu Tol Serang Timur, Penancangan, Cipocokjaya, Kota Serang, Selassa (30/10).

SERANG – ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak membenahi akses gerbang Tol Serang Timur. Proyek revitalisasi ini sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2010 tentang pedoman Revitalisasi Kawasan di sekitar akses jalan tol.

Revitalisasi antara lain penataan akses, normalisasi saluran air, pembangunan pagar, pembuatan frontage, penghijauan, dan penertiban jasa angkutan ojek juga pedagang liar yang telah dilakukan di sejumlah lokasi seperti Balaraja Barat, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, dan Cilegon Barat. Kemudian membongkar papan reklame dan baliho di lokasi Jalan Jendral Sudirman, Pakupatan, dan Trondol, serta membongkar pagar dan gapura selamat datang.

Hal ini dilakukan sejalan dengan program beautifikasi akses tol dan juga sebagai salah satu upaya perluasan akses sebagai antisipasi penumpukan kendaraan.

Selasa (30/10), Gubernur Banten Wahidin Halim yang didampingi Penjabat Walikota Serang Ade Aryanto serta Kepala Biro Infrastruktur Nana Suryana bersama Kepala Divisi Hukum & Humas ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak Nur Indah Permanasari dan Kepala Departemen Umum Sri Mulyo meninjau lokasi akses di Serang Timur.

“Penertiban lokasi akses wilayah Serang Timur dilaksanakan dua hari terhitung dari tanggal 29 dan 30 Oktober. Kami mendukung program pemerintah terkait penataan jalan di wilayah Banten. Selain penataan dan pembongkaran baliho dan papan reklame yang sedang dilakukan ASTRA Tol Tangerang-Merak, kami juga melakukan kembali pematokan ulang terkait dengan batas wilayah,” terang Indah Permanasari.

Penertiban akses ke Tol Serang Timur ini juga upaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan dan bentuk dukungan program pariwisata Banten dengan menyediakan akses jalan yang nyaman, lancar dan aman.

Pada kesempatan itu, Gubernur Wahidin Halim meminta agar jalan itu dilebarkan dan putaran jalan di Kemang diefektifkan. Bahkan, baliho yang mengganggu juga harus ditertibkan. “Karena macet ini di sini,” tandas WH.

Sebelumnya, WH juga telah melakukan sidak dan meminta pagar di depan MOS dirapikan karena kondisinya semrawut. Namun kemarin PT Margamandala Sakti (MMS) memulai membongkar pagar dari simpang Penancangan. “Mereka (PT MMS-red) sudah punya anggaran sendiri,” tandasnya. Nantinya pelebaran jalan di akses jalan tol itu juga akan dilakukan PT Margamandala Sakti (MMS) karena lahan itu milik mereka.

Sedangkan Pemprov Banten, lanjutnya, akan melanjutkan pembangunan setelah PT MMS rampung. “Kan enak kalau pintu masuk Kota Serang keren,” ujar WH.

Penjabat Walikota Serang Ade Ariyanto yang ikut meninjau mengatakan, revitalisasi akses tol ini sebagai upaya menata Kota Serang. Sebenarnya rencana revitalisasi ini sudah tercetus sejak enam bulan yang lalu, tetapi belum terlaksana. “Kami ingin menertibkan areal masuk Kota Serang,” tuturnya.

Meskipun begitu, ia tak memiliki target pelaksanaan revitalisasi tersebut karena memang baru berjalan. Hanya saja, revitalisasi ini dilakukan siang dan malam agar segera rampung. (Rostinah/RBG)