Aksi Tolak PHK, Ribuan Pekerja Indoferro Blokir Jalan Cilegon-Merak

0
1.550 views

CILEGON – Akses Jalan Raya Cilegon-Merak tepatnya di depan Gedung DPRD Kota Cilegon diblokir oleh ribuan karyawan PT Indoferro, Selasa (1/8). Sekira pukul 10.20 WIB, mereka menggelar aksi terkait penolakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang dilakukan oleh PT Indoferro.

Untuk diketahui ada sekitar 1.300 pekerja yang di-PHK secara massal oleh pihak Indoferro, itu termasuk dari vendor perusahaan lainnya.

Para pekerja yang datang menggunakan kendaraan roda dua dan empat ini sudah disambut oleh pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengawal keamanan. Mobil Dalmas dan kendaraan urusan kesehatan milik Polres Cilegon tampak sudah disiagakan.

Ketua Flomenik SBSI, Kota Cilegon, Jajuli saat orasinya menyampaikan akan terus memperjuangkan nasib para buruh yang di-PHK. Ia juga meminta pemerintah menyejahterakan para pekerja atau buruh. “Kalian punya hak untuk hidup di negeri ini. Jangan pernah merampas hak dan jangan juga dirampas haknya,” ujarnya.

Kata dia, PHK massal yang dilakukan oleh Indoferro sudah menyengsarakan rakyat. Bukan hanya nasib seorang pekerja yang di-PHK saja, namun para keluarga dari yang di-PHK itu. “Mau makan apa nanti keluarga. Motor yang baru diambil dan cicilan rumah mau dibayar pakai apa, kalau sampai ditarik, malu sama tetangga. Hayoo semangat memperjuangkan hak-hak kita, walau saya sendiri tidak di-PHK saya terus semangat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua FSBKS Sanudin mengatakan kejadian PHK massal yang dilakukan oleh Indoferro telah menjadi sejarah yang tidak syah secara hukum. “Kalau buruhnya tidur, ini kesalahan buruh. Kalau prosedur oleh Indoferro tidak ditempuh, pemerintah harus menentukan sikap. Jangan sampai Indoferro bikin gaduh di Cilegon, arogansi harus dilawan,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)