Aktivitas PT SKM Dituding Rugikan Warga Serdang

0
2.065 views
Aksi Warga Villa Permata Hijau memprotes PT SKM, 19 April lalu.

SERANG – Warga Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, tepatnya di Perumahan Villa Permata Hijau mengaku dirugikan atas aktivitas PT Sentra Karya Mandiri (SKM). Warga menyebut aktivitas PT SKM telah menyebabkan gangguan ketentraman dan juga berdampak kerusakan pada rumah-rumah warga.

Diketahui, persoalan warga Villa Permata Hijau dengan PT SKM yang lokasinya bersebelahan dengan Cluster Zamrud dan Clustes Garnet tersebut bermula pada pertengahan 2019 lalu. Namun laporan secara tertulis baru dilayangkan warga kepada Kepala Desa setempat pada Januari 2020. 

Mediasi antara warga dengan perwakilan PT SKM yang ditengahi langsung Kepala Desa setempat pun terjadi pada 4 Maret 2020. Namun hingga saat ini, Rabu (17/6/2020) belum juga ada titik terang. Tuntutan warga belum terpenuhi.

“Pada saat pertemuan di Kantor Kepala Desa, kami (warga) sudah menyampaikan keberatan-keberatan kami atas aktivitas PT SKM. Namun setelah pertemuan itu, bukannya mengurangi kebisingan dan getaran, kegiatan PT SKM semakin menjadi dengan suara yang sangat mengganggu dan getaran yang semakin membuat rusak rumah warga,” ungkap Edward Dedi Galatang, warga RT 01 Cluster Zamrud.

Kemudian pada 7 April 2020, sambung Edward, warga kembali melayangkan surat kepada Kantor Desa Serdang. Isinya tentang pernyataan menolak kehadiran PT SKM. Keesokan harinya, Kantor Desa Serdang pun meminta agar aktivitas PT SKM dihentikan.

“Tapi hanya berselang tiga hari setelah menerima surat dari pemerintah desa, PT SKM kembali melakukan kegiatan seperti biasa. Tidak jarang juga dilakukan pada malam hari dan hari libur,” kata Edward.

Edward berharap PT SKM punya itikad baik untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut terhadap warga Villa Permata Hijau. “Kami meminta kesediaan PT SKM untuk memberi ganti rugi atas kerusakan rumah warga,” harap Edward.

Dihubungi terpisah, Humas PT SKM, Tato belum memberikan tanggapan atas tudingan warga Villa Permata Hijau terkait aktivitas PT SKM. “Nanti saya kabarin setelah di Cilegon,” katanya melalui pesan WhatsApp. (Riko)