Aktualisasi Keteladanan Nabi Muhammad Untuk Kemajuan Daerah dan Kesejahteraan Umat

0
581 views
K.H Zuhri Yaqub saat memberikan tausiah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al Bantani KP3B, Jumat (9/12).

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten hari ini memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al-Bantani di kawasan KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (9/12). Selain diikuti oleh sejumlah pejabat daerah, acara peringatan tersebutpun diikuti oleh ratusan masyarakat Banten.

Dalam sambutannya, Asda II Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan, nabi Muhammad SAW merupakan contoh keteladanan untuk segala hal. Karena itu, menurutnya sangat tepat jika keteladanan Rosulullah tersebut diaktualisasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Keteladanan Nabi Muhammad SAW dengan ahlaknya bisa kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, dalam aktifitas organisasi, pemerintahan, dan dalam aspek kehidupan lainnya,” papar Eneng.

Menurut Eneng, perlunya mencontoh sekaligus menerapkan keteladanan yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW agar Provinsi Banten bisa mkenjadi provinsi terbaik di Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selain itu, agar Provinsi Banten bisa menjadi daerah yang provinsi yang berkah, aman, dan penuh dengan kesejahteraan,” pungkas Eneng.

Mewakili Plt Gubernur Banten, Nata Irawan, Eneng mengaku sangat mengapresiasi agenda peringatan hari besar Islam seperti ini. Karena, selain untuk ajang silaturahmi, tapi juga memperkaya khazanah ke-Islaman aparatur pemerintah dan masyarakat di Provinsi Banten.

Dengan kayanya khazanah ke-Islaman yang dimiliki oleh para apartur negara dan masyarakat, maka menurutnya, cita-cita Banten yang maju berlandaskan iman dan taqwa akan semakin mudah terwujud, yang kemudian mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh masyarakat Banten.

Sementara itu, K.H Zuhri Yaqub, dalam ceramahnya senada dengan apa yang diungkapkan oleh Eneng. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW adalah teladan yang abadi, yang tak akan pernah habis dari zaman ke zaman.

“Nabi Muhammad SAW akan selalu ada dalam kehidupan muslim, ada dalam kehidupan kita. Allah sudah menyatakan, buat kamu Nabi Muhammad itu adalah uswatun hasanah, contoh yang baik, bukan hanya untuk kiai, bukan hanya untuk ulama, tapi juga pemerintah, semua orang bisa mengambil keteladanan Nabi Muhammad,” paparnya.

Menjadinya Nabi Muhammad sebagai sosok yang teladan, lanjut K.H. Zuhri Yaqub, karena semasa hidup, apa yang berlaku pada manuisa biasa, berlaku juga pada nabi. Namun, Beliau bisa menyikapi segala hal dengan akhlak yang mulia.

“Apa yang berlaku pada manuisa biasa, berlaku juga pada nabi, sakit, terluka, dihina, semuanya dialami nabi. Orang munafik pun dihadapi nabi, namun dengan penuh ketenangan dan cerminan akhlak yang mulia. Jadi bukan hanya saat ini, orang-orang munafik pun dihadapin oleh nabi,” tegasnya.

Dalam konteks pengambilan keteladanan Nabi Muhammad SAW untu membangun Banten menurut K.H. Zuhri sudah ada pijaknnya yang diajarkan nabi. Beberapa pijakan tersebut diantaranya, quwwatul akidah, quwwatul ibadah, quwwatul ilmi, dan quwwatul ukhuwah.

Pijakan-pijakan tersebut menurutnya sangat relepan dan tepat dilakukan oleh para pemangku kebijakan dan seluruh elemen di Provinsi Banten dalam membangun Banten ini seperti yang diharapkan dan dicita-citakan pendirian provinsi ini. (Bayu)