Akurasi Data Kurang Memadai, LKPj Bupati Pandeglang Dipenuhi Catatan

0
85

PANDEGLANG – DPRD Pandeglang menggelar rapat paripurna penyampaian laporan panitia khusus (pansus) terhadap laporan kerja pertanggungjawaban (LKPj) dan penyerahan rekomendasi LKPJ Bupati Pandeglang tahun anggaran 2017 di ruang rapat paripurna DPRD Pandeglang, Senin, (30/4).

Dalam laporannya, Ketua Pansus LKPj Encep Munajat menyampaikan bahwa lembaganya memberikan beberapa catatan terhadap laporan pengelolaan keuangan dan capaian target pembangunan pada 2017. Di antaranya mengenai akurasi data yang kurang memadai, misalnya tentang kondisi ekonomi, target dan realisasi APBD tahun anggaran 2017. “Seharusnya LKPj mampu menggambarkan keseluruhan kinerja pemerintah daerah mengenai penurunan persentase tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia (IPM), pendapatan per kapita dan disparitas (kesenjangan) antarwilayah secara runut, digambarkan rasio pendapatan terhadap PAD (pendapatan asli daerah), rasio PAD terhadap dana perimbangan, dan rasio pendapatan terhadap belanja,” katanya.

Pansus, kata dia, juga merekomendasikan kepada Bupati agar bersikap profesional dalam menempatkan pegawai agar sesuai dengan kualifikasi pendidikan. Tujuannya agar pegawai yang ditempatkan di semua lingkungan pemerintahan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. “Harus the right man on the right job dan the right man on the right place. Kami juga meminta kepada Bupati untuk meninjau kembali pemberlakuan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pengelolaan Dana Desa (DD) atau membuat aturan peralihan agar dalam pelaksanaan APBDes bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan desa,” katanya.

Mengenai capaian program pembangunan, Encep menilai bahwa program pembangunan yang tengah berjalan belum mencerminkan misi dan visi Bupati pada tiga kategori yang senantiasa digembor-gemborkan, yaitu agribisnis, maritim bisnis, dan wisata bisnis. “Kami melihat fondasi ke arah tersebut belum terlihat sehingga pansus merekomendasikan mereview RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Dia menyarankan kepada Pemkab agar ke depan lebih optimal memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan begitu, tingkat harapan hidup warga Pandeglang terus meningkat. Soalnya, kata dia, belum semua masyarakat Pandeglang bisa menikmati pengobatan gratis melalui program BPJS. “Masih banyak kendala yang terjadi di lapangan seperti belum dibayarkannya klaim persalinan BPJS kepada bidan dari dinas terkait selama tujuh bulan di tahun 2017,” katanya.

Dia juga meminta Pemkab agar terus melakukan perbaikan dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah agar visi misi Bupati dapat terlaksana. “Kami menyarankan harus ada perubahan dalam proses perencanaan pembangunan Kabupaten Pandeglang karena per tahun masih sangat kecilnya belanja modal dalam APBD Pandeglang agar sesuai dengan visi misi Bupati,” katanya seraya menyarankan kepada Bupati Pandeglang agar menghadiri pembahasan pansus LKPJ yang akan datang.

Meski demikian, kata Cecep, DPRD Pandeglang mengapresiasi kinerja Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) karena sudah memberikan kontribusi besar terhadap PAD tahun 2017. “Tahun lalu target PAD BP2D sebesar Rp35,305 miliar, tercapai sebesar Pp77.878 miliar atau sebesar 220,59 persen. Semoga pada tahun yang akan datang bisa terus meningkatkan PAD dengan terus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah untuk menuju kemandirian daerah,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Tanto Warsono Arban mengucapkan banyak terima kasih atas koreksi dan saran yang diberikan DPRD Pandeglang terhadap LKPj Bupati tahun 2017. Dia berjanji, saran dan masukan dari DPRD akan ditindaklanjuti dan memperbaiki semua kekurangan yang ada. “Kita akan perbaiki semua kekurangan yang ada. Catatan yang diberikan kepada kami akan kami perbaiki agar penyusunan rencana pembangunan tahun yang akan datang bisa lebih baik lagi. Rekomendasi dan catatan yang diberikan merupakan gambaran kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah,” katanya. (Adib F/RBG)