Alami Gangguan Jiwa, Warga Kota Serang Ini Dipasung

Walau Rumah Tak Jauh dari Pusat Pemerintahan Provinsi Banten

0
1.368 views

SERANG – Tinggal dekat pusat pemerintahan Provinsi Banten tidak membuat Subeki lepas dari tindakan pasung. Dengan alasan gangguan jiwa dan persoalan ekonomi, keluarga Subeki memilih memasungnya dari pada membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Jarak rumah Subeki dengan pusat pemerintahan Provinsi Banten hanya delapan menit menggunakan sepeda motor. Subeki tinggal di Kampung Cidadap, Desa Banjar Sari, Kota Serang.

Samsuri, ibunda Subeki menjelaskan, Subeki dipasung sejak kira-kira tahun 2012. Perlakuan tersebut terpaksa dilakukan karena Subeki sering mengamuk hingga memakan korban jiwa salah satu anggota keluarga.

“Anak dari kakaknya meninggal gara-gara kena amuk. Sebelum bapaknya meninggal gak begitu,” kata Samsuri, Senin (10/7).

Menurut Samsuri, anaknya mengalami gangguan jiwa sejak kecil, namun hingga usianya kini yang menginjak 18 tahun, Subeki tidak diberikan perawatan medis akibat persoalan dana.

Awalnya, lanjut Samsuri, saat kecil Subeki kerap mengalami kejang-kejang. Sejak itu, kondisi Subeki semakin parah. Bahkan, dalam waktu tertentu, Subeki kerap mengamuk. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)