ILUSTRASI. FOTO: Fox News

Hasil studi terbaru menunjukkan bahwa anak-anak yang menderita asma, demam atau eksim mungkin memiliki faktor risiko lebih untuk penyakit jantung di usia muda dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki kondisi yang berhubungan dengan alergi ini.

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak dengan alergi memiliki tingkat yang lebih tinggi dari kelebihan berat badan atau obesitas, faktor risiko untuk penyakit jantung dari anak-anak yang tidak memiliki kondisi alergi. Para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak dan remaja dengan asma atau demam dua kali lebih mungkin untuk memiliki tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi yang juga berrisiko untuk penyakit jantung.

“Temuan menunjukkan bahwa alergi memiliki efek berbahaya pada aspek lain dari kesehatan anak,” kata penulis studi, Dr. JonathanSilverberg seperti dilansir laman Fox News, akhir pekan lalu.

Meskipun penelitian menemukan hubungan antara anak-anak dengan kondisi alergi umum dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, namun penelitian ini tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat antara keduanya. Masih belum jelas apakah mengobati kondisi alergi bisa menurunkan risiko anak untuk penyakit jantung.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dari sekitar 13.000 anak-anak di Amerika Serikat yang orang tuanya menjawab pertanyaan tentang kesehatan anak-anak sebagai bagian dari 2012 National Health Interview Study (NHIS).

Dari data, para peneliti memperkirakan bahwa 14 persen dari anak-anak Amerika memiliki asma. Para ilmuwan juga memperkirakan bahwa sekitar 17 persen anak-anak mengalami demam dan 12 persen memiliki eksim.

Dalam analisis sebelumnya yang juga dilakukan Silverberg dan diterbitkan awal tahun ini, orang dewasa di Amerika Serikat dengan eksim ditemukan memiliki faktor risiko kardiovaskular.

Orang-orang dengan eksim juga memiliki tingkat lebih tinggi dari obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes daripada orang dewasa tanpa eksim.

Namun, perbedaan itu dijelaskan sebagian karena orang-orang dengan eksim memiliki kemungkinan lebih besar merokok dan minum alkohol dan kurang berolahraga.

“Anak-anak dan remaja dengan penyakit alergi yang parah bisa mendapatkan manfaat dari skrining untuk tekanan darah tinggi dan kolesterol,” ujar Silverberg.

Mengubah kebiasaan gaya hidup, makan sehat dan melakukan lebih banyak latihan serta memastikan pengobatan yang lebih baik dari penyakit alergi anak-anak, mungkin bisa mengurangi peningkatan risiko kardiovaskular ini.

Penelitian ini diterbitkan di Journal of Allergy & Clinical Immunology.(fny/fri/jpnn)