Alih Fungsi Lahan, Investor Wajib Ganti Dua Kali Lipat

0
661 views

SERANG – Investor yang akan menanam investasinya di Banten rupanya harus berpikir berkali-kali lipat, khususnya bagi investor yang akan berinvestasi di atas lahan pertanian, karena harus mengganti lahan tersebut sebanyak dua kali lipat dari lahan yang dialih fungsikan.

Hal tersebut diatur dalam Raperda Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Banten, yang saat ini masih dalam pembahasan Pansus Raperda RTRW DPRD Provinsi Banten.

“Misalkan ada yang melakukan pembangunan di lahan pertanian, maka dia harus menyiapkan lahan pertanian yang sama produktifnya sebesar dua kali lipat dari lahan yang dipakai,” ujar Ketua Pansus Raperda RTRW Provinsi Banten Toni Fathoni Mukson, Jumat (6/1).

Menurut Toni, tidak hanya persoalan tersebut yang tertuang dalam Raperda RTRW, namun ada regulasi lain yang berkaitan dengan para investor yang akan menanamkan investasinya di Banten. “Ini perlu untuk menata pembangunan di Banten, saya rasa ini bukan menghambat investasi, juatru mempermudah karena lokasi-lokasinya sudah ditetapkan,” kata Toni.

Misalnya, lanjut Toni, rencananya Kabupaten Pandeglang akan menjadi kawasan pusat pertumbuhan dan kawasan strategis pengembangan perekonomian. Di sana rencananya akan dibangun dua pelabuhan di Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Labuan. Di Panimbang,  pelabuhan bersifat multifungsi, sedangkan di Labuan khusus pelabuhan ikan. (Bayu)