Amankan Arus Mudik, Korlantas Polri Kerahkan 15 Ribu Personel

Para penumpang kapal menuju pintu keluar dermaga, di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Minggu (9/6).

JAKARTA – Korlantas Polri mempersiapkan personel untuk mengamankan arus mudik Idul Adha 2020. Hal ini dilakukan dengan apel pelepasan pasukan pengamanan di halaman NTMC Polri, Jakarta, Rabu (29/7) dan dipimpin langsung oleh Kakorlantas Irjen Istiono.

Istiono mengatakan, personel yang dilepas hanya bersifat perbantuan untuk personel Polda jajaran. “Ini bagian daripada pelayanan publik pada masyarakat kepada para pengguna jalan yang kemungkinan mau pulang kampung, mau jenguk keluarga,” kata Istiono di NTMC Polri, Jakarta, Rabu (29/7).

Jenderal bintang dua ini memprediksi akan ada gelombang mudik. Sebab Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Jumat, sehingga diperkirakan akhir pekan yang panjang. Oleh karena itu dibutuhkan operasi pengaman lalu lintas. Adapun fokus pengaman yakni jalur Jakarta-Jawa Timur dan Jakarta-Sumatera. Pengamanan dilakukan di ruas jalan tol, arteri, dan jalur ke lokasi wisata. Istiono juga menyampaikan, total personel yang dikerahkan mengamankan mudik Idul Adha sebanyak 15 ribu. Atau sepertiga dari jumlah personel lalu lintas di seluruh Indonesia. “Kami membantu mudik untuk memperlancar arus saja. Bila ada masalah di lapangan, kami sifatnya melayani publik yang melakukan aktivitas pulang kampung maupun kemungkinan ke daerah pariwisata,” jelas Istiono.

Pengamanan mudik Iduladha sendiri berbeda dengan pengaman saat Idul Fitri lalu. Sebab, pengamanan kali ini hanya bersifat operasi biasa yang ditingkatkan. Sedangkan saat Idul Fitri adalah operasi khusus mencegah adanya mudik karena pandemi Covid-19. (jpnn/air)