Amankan Raja Salman, Ratusan Personel Pamdal DPR Diterjunkan

0
447 views
Ilustrasi (dok. Jawa Pos.com)

KEAMANAN Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud beserta rombongannya ketika mengunjungi DPR menjadi fokus utama. Tak tanggung-tanggung parlemen pun menurunkan 450 personel pengamanan dalam (Pamdal) parlemen disiagakan untuk kedatangan petinggi Arab Saudi yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB hingga pukul 13.30 WIB itu.

“Untuk Pamdalnya saja sih empat ratus lima puluhan,” ujar Komandan pasukan Pamdal DPR AKBP Herry Ardyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/2), dilansir JawaPos.com.

Tak hanya Pamdal, sekitar 500 personel kepolisian diturunkan untuk pengamanan Kompleks Parlemen dalam lawatan Raja Salman itu. “Kodam hampir sama sekitar lima ratus,” sebutnya.

Selain itu, ada pula pasukan pengamanan presiden (Paspampres) sekitar lima ratus personel. Kendati Presiden Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla tidak hadir pada kunjungan Raja Salman di DPR, personel Paspampres untuk mengawal para petinggi negara lainnya yang hadir. “Paling ya panglima, kapolri, menteri-menteri terkait ada beberapa, paling didampingi Menkopolhukam,” sambung Herry.

Untuk skema pengamanan sendiri, terbagi menjadi tiga wilayah. Yakni, ring satu di Gedung Nusantara, ring dua di area halaman, ring tiga di area luar Gedung Parlemen.

“Ya kita pengamanan biasa sesuai protap, karena kan ini tamu negara yang selevel dengan presiden, diberlakukan protap kita di bawah kendali Paspampres,” tegasnya.

Sementara dia menambahkan, bagi pegawai maupun tamu biasa yang datang ke DPR nantinya, akan diarahkan melalui pintu belakang yang terletak di Jalan Gelora, Senayan. Sementara tamu undangan pada acara kunjungan Raja Salman itu masuk melalui pintu utama di Jalan Gatot Soebroto. Begitupula Raja Salman dan rombongannya.

Sebelum kedatangan raja Arab Saudi itu, Pamdal akan melakukan sterilisasi atau penyisiran untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada hari H.

“Tanggal satu dan tanggal dua. Tanggal satu itu pra itu disterilkan, nanti tanggal dua pagi sudah steril. Alat-alat sudah kepasang, nggak boleh ada yang masuk,” pungkas Herry. (dna/JPG)