Amin Rais Terseret Kasus Alkes, PAN Banten: Itu Fitnah

0
5.949 views
Ketua DPW PAN Banten Masrori

SERANG – Keluarga besar Partai Amanat Nasional (PAN) saat ini sedang mendapatkan ujian. Hal tersebut berkaitan dengan kasus yang saat ini sedang menyeret pendiri partai tersebut yaitu Amin Rais.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Banten pun angkat bicara dan ambil sikap atas persoalan tersebut. Diwakili oleh Ketua DPW PAN Banten Masrori, jajaran pengurus, kader, simpatisan PAN di Banten menyatakan akan terus ada untuk mendukung sang tokoh pendiri.

“Kita dengan tulus siap membela Amin Rais sampai perjuangan terakhir,” ujar Masrori dalam kesempatan safari ramadan Partai PAN di salah satu rumah makan di bilangan Kelapa Dua, Kota Serang, Sabtu (10/6).

Menurut Masrori, Amin Rais saat ini sedang mendapatkan fitnah yang keji yang telah melukai hati PAN, Muhamadiyah, aktifits 98 dan masyarakat. Padahal, menurutnya Amin Rais merupakan salah satu sosok yang berjasa atas lahirnya reformasi di negara ini.

“Ada yang merasa menyuarakan bebas itu hasil reformasi, kita ada disini har ini itu hasil reformasi, karena itu kami tidak rela jika pendiri PAN dan yang telah berjuang mewujudkan reformasi mendapatkan fitnah yang keji seperti itu,” ujar Masrori.

Persoalan ini perlu disikapi bersama. Masrori menilai ini bukan persoalan pribadi Amin Rais, namun persoalan negara. “Kenapa negeri ini selalu gaduh, kelompok ini menyerang kelompok itu, tokoh ini menyerang tokoh itu, jika tidak kita sikapi, maka akan menjadi tidak jelas,” katanya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengungkapkan, selama seminggu terakhir dengan kasus tersebut PAN, Muhamadiyah, masyarakata Indonesia dikagetkan.

Menurut Yandri, tidak ada di dalam persidangan saksi yang menyebutkan nama Amin Rais. Selain itu, sebelum hal ini mencuat, tidak ada proses hukum berupa pemanggilan terhadap Amin Rais untuk dimintai keterangan atas tuduhan tersebut, namun tiba-tiba mencuat pernyataan jika Amin Rais merupakan salah satu penerima aliran dana dalam kasus korupsi Alkes. Karena itu Yandri meyakini jika tuduhan tersebut adalah fitnah.

“Ini bukan persoalan Pak Amin saja, ini bukan persoalan PAN saja, kita sepakat bahwa fitnah lebih kejam dari pembunuhan, ini persoalan republik ini. Jika kita tidak tanggapi dengan cermat, kedepan hal ini akan menimpa sosok-sosok amin rais lainnya,” ujar Yandri. (Bayu Mulyana/coffeandhcococake@gmail.com)