Ancam Berlanjut, Unjuk Rasa Pedagang Supermall Cilegon Bubar Tanpa Hasil

0
599 views

CILEGON – Aksi unjuk rasa ratusan pedagang di Supermall Cilegon berhenti sekitar pukul 03.00 Sore WIB, Rabu (7/9/2016). Tanpa mendapatkan keputusan penyelesaian, para pedagang yang tergabung dalam P2SMC ini membubarkan diri dengan masih dipenuhi emosi yang memuncak.

Koordinator Aksi, Anjar mengatakan, ia bersama rekannya menghentikan aksi karena izin aktivitas unjuk rasa telah habis. Namun demikian ia bersama rekan-rekannya itu mengancam bahwa pada 8 September 2016 besok akan membuat aksi unjuk rasa serupa sebelum tuntutannya terpenuhi oleh pihak pengelola Mall.

“Kita telah melakukan musyawarah dengan ditengahi Kapolsek Pulomerak. Tapi hasilnya buntu, pihak pengelola Supermall Cilegon belum dapat memberikan keputusan dengan alasan itu kewenangan management pusat,” katanya.

Di tempat yang sama, Weli salah seorang pedagang mengaku akan melaporkan permasalahan ini kepada DPRD Kota Cilegon. “Kita akan adukan ke Dewan. Pokoknya sebelum ada penyelesaian keputusan kita semua akan tetap demo dan menutup toko. Tidak berdagang dahulu sebelum selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Keamanan Supermall Cilegon Andreas mengatakan akan terus melakukan komunikasi terhadap pihak managemen pusat Supermal Cilegon untuk mempertanyakan hasil tuntutan pedagang.

“Saya berjanji secepatnya. Setiap dua hari sekali akan saya telpon dan saya tanyakan bagaimana hasil keputusannya. Karena untuk memutuskan permasalahan ini bukan kapasitas kami. Apalagi kepala pengelola Supermall Cilegon ini baru jadi berikan dia kesempatan untuk memimpin,” ujar pria yang mengaku pensiunan Jenderal Polisi ini.

Pantauan Radar Banten Online, kendati Supermall Cilegon setelah pukul 03.00 sore Wib ini sudah memulai aktivitas kembali namun hampir lebih dari 90 persen toko dan lapak yang berada di dalam tetap tutup. Para pengunjung juga jauh mengalami penurunan. (Riko)